Alur Singkat IRIS Episode 7

oleh -28 views
IRIS

Alur Singkat IRIS Episode 7

Alur Singkat IRIS Episode 7 – Hyun-jun di siksa Intelijen Jepang. Salah satu agen mereka yaitu Sato Eriko membuat kesepakatan dengannya bahwa dia akan dibebaskan apabila dia melakukan sesuatu untuknya. Meminta membunuh seorang pria bernama Masayuki Ito. Di NSS , Sa-woo memberi tahu Jung In bahwa Seon Hwa telah melarikan diri dan menghadapkan dia sebab membocorkan informasi kepada Seung-hee. (Dheva)

Sa-woo pergi menuju ke rumah Bibi Seung-hee melihat apakah dia bisa menemukannya, tapi Bibinya memberitahunya bahwa Seung-hee tidak terlihat selama 2 hari. Seon Hwa melakukan kontak terhadap Cheol-young setelah dia mendengar berita seluruh keluarganya telah terbunuh dan juga menyalahkannya atas kematian mereka.

Cheol-young memerintahkan seseorang dikirim ke Jepang untuk mendapati Seon Hwa sebelum dia melakukan hal bodoh. Sa-woo kembali menuju ke NSS untuk mengetahui Seung-hee telah ditemukan di Jepang.

Sa-woo menarik Sang Hyun ke samping dan memberitahunya, dia percaya bahwa Seung-hee memberi Seon Hwa pil agar membantunya melarikan diri sehingga dia dapat mengikutinya. Seon Hwa kembali menuju ke Jepang mengetahui bahwa Hyun-jun ditahan oleh Intelijen Jepang.

Seung-hee membuntuti dia ke kereta. Sa-woo tidak jauh berada belakang. Seon Hwa menangkap Seung-hee dan segera memperingatkannya bahwa dia akan membiarkannya pergi, namun kali ini, sebagai ucapan terima kasih sebab telah membantunya melarikan diri, namun untuk berhenti mengikutinya.

Seung-hee dan Seon Hwa kemudian terlibat perkelahian. Seon Hwa mengambil pistolnya mengarahkannya ke arah Seung-hee sebelum Sa-woo tiba menembaknya terlebih dahulu. Seon Hwa kemudian lolos.

Sa-woo berusaha menghentikannya, namun Seung-hee menahannya dengan mengatakan tanpa dia, mereka tidak akan pernah menemukan Hyun-jun. Usai dia berhasil dalam misinya, Hyun-jun lalu mengetahui bahwa Intelijen Jepang berencana membunuhnya juga.

Dia melarikan diri dan membuat jalan kembali menuju ke rumah Yuki . Militer Amerika mendapat kabar kendaraan Korea Utara hanya diizinkan melewati perbatasan Korea Selatan tanpa pemeriksaan.

Mereka menjadi prihatin terhadap apa yang di rencanakan Selatan. Hyung-joon dan Ki-eun bertemu di terowongan dan menuju ke Blue House. NSS menyelidiki kendaraan Utara namun Baek San memerintahkan mereka semua berhenti. Presiden Myeong-Ho bertemu Ki-eun dan merundingkan gagasan menyatukan kembali negara mereka.

Setelah kembali menuju ke Utara, Ki-eun menghubungi Cheol-young dan meminta pendapatnya. Keduanya melakukan persiapan untuk memastikan reunifikasi tidak terjadi. Kembali menuju Jepang, Hyun-jun membuat rencana menyelundupkan jalan keluar dari negara tersebut dan kembali ke Korea.

Namun Yuki memanggilnya memberitahunya bahwa seseorang telah masuk ke rumahnya. Hyun-jun menyuruhnya untuk bersembunyi hingga dia tiba di sana. Namun itu sudah terlambat. Orang lain telah mengangkat telepon dan memerintahkannya membawa drive USB Seung-ryong ke Jembatan Amaga dalam satu jam. Hyun-jun tiba menyiapkan senapan snipernya.

Sebuah van pun tiba. Vick keluar dari kendaraan bersamaan detonator jarak jauh di tangannya. Dia membawa Yuki untuk keluar dari kursi belakang dengan bom yang di ikatkan padanya. Hyun-jun meletakkan senapannya berjalan untuk menemui mereka. Vick lalu meminta USB. Hyun-jun menyerahkan padanya.

Vick meminta kata sandi namun mengetahui bahwa drive itu palsu. Hyun-jun lalu memanfaatkan Vick yang tertangkap basah. Dia kemudian menjatuhkan detonator dari tangan Vick, meraih Yuki dan memanfaatkan seutas tali dan terjun dari jembatan. Vick mencoba menembakkan senjatanya ke mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.