Androphobia! Takut akan Laki-laki

oleh -84 views

Zetizen Radar Cirebon – Sering kali kita jumpai banyak wanita yang memilih hidup melajang sampai akhir hayatnya. Banyak dari mereka yang sulit menemukan pria yang cocok untuk menjadi pasangan hidup atau mungkin mereka menetapkan kriteria pasangan ideal yang terlampau jauh. Tak banyak dari mereka pula, mengalami fobia aneh, seperti Androphobia. (Susan)

Baca juga : Soteriophobia! Takut Menaruh Kepercayaan pada Orang

• Apa itu Androphobia?

Androphobia berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni andro yang berarti pria dan phobos yang berarti ketakutan. Secara umum, Androphobia merupakan fobia yang membuat seseorang merasa takut ketika melihat pria berada di sekitarnya.

Androphobia merupakan salah satu bentuk fobia spesifik. Sehingga fobia ini merupakan bentuk ketakutan yang berlebihan dan tidak masuk akal terhadap objek atau situasi tertentu yang dianggap mengancam.

• Tanda, Gejala, dan Reaksi Androphobia

  • Kesadaran bahwa ketakutan itu tidaklah masuk akal, tetapi merasa tidak berdaya untuk dapat mengendalikannya.
  • Mencoba melakukan segala kemungkian dalam bentuk upaya untuk menghindari pria atau tempat-tempat yang penuh dengan pria.
  • Tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa dengan baik karena ketakutan dan kecemasan akan fobia tersebut.
  • Reaksi atau gejala fisik. Seperti berkeringat, detak jantung berdegup dengan cepat, dada terasa sesak, kesulitan untuk bernapas, merasa mual, kepala pusing, atau bahkan pingsan.

• Pencegahan

Source by verywellmind

Ketika menderita fobia ini sejak masih kecil, sebaiknya segera ambil tindakan pengobatan. Karena, dengan membiarkan fobia ini berlanjut sampai dewasa maka akan sangat memengaruhi kehidupan sosial. Untuk mencegah fobia ini yakni dengan anjuran konsultasi ke dokter atau psikiater. Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai pemicu yang menyebabkan fobia ini.

• Pengobatan

Fobia ini akan mendapat pengobatan kejiwaan berupa terapi psikologis. Seperti terapi paparan, terapi bicara, dan terapi perilaku. Teori paparan, akan mengubah sudut pandang pada penderita fobia terhadap ketakutannya sendiri (laki-laki). Dengan cara menunjukkan foto dan rekaman dari seorang laki-laki untuk membiasakan penderita fobia agar kedepannya dapat berinteraksi dengan normal pada laki-laki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.