Anthophobia! Ketakutan terhadap Bunga

oleh -71 views

Zetizen Radar Cirebon – Pernahkah kamu mendengar orang yang tak suka dengan bunga? Beberapa orang memang tak menyukai bunga sebab beberapa alasan. Bisa jadi karena aromanya yang menyengat atau mungkin sebab hal lain. Meskipun demikian, ada lho orang yang tak suka bunga dengan alasan takut. Ya! Fobia. Mereka mengalami fobia pada bunga yang terkenal dengan sebutan Anthophobia. (Susan)

• Definisi

Anthophobia berasal dari bahasa Yunani, yakni anthos yang berarti ‘bunga’ dan phobos yang berarti ‘takut’. Bila melihat bunga mereka yang menderita fobia ini akan merasa ketakutan yang tak berdasar atau masuk akal, meski bunga tersebut tidak beracun dan tidak berbahaya.

Baca juga : Philophobia, Rasa Takut untuk Jatuh Cinta

• Ciri-ciri

Ketakutan irasional ini, menyebabkan penderitanya mengalami gejala-gejala yang dapat memicu ketidakstabilan dalam tubuh. Ciri-ciri dari Anthophobia ini yakni :

  • Serangan panik.
  • Tak mampu menenangkan diri.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mudah marah.
  • Mual.
  • Merasa pusing, migrain, dan sakit kepala
  • Adanya sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum.
  • Jantung berdebar atau palpitasi.
  • Nyeri.
  • Kelelahan.
  • Mulut terasa kering.
  • Berkeringat dingin pada telapak tangan.
  • Sesak napas.

• Penyebab

Source by The Voice of Woman

Fobia langka ini muncul karena sebab yang beragam. Sama seperti fobia pada umumnya, Anthophobia bisa timbul akibat pengaruh dari masa lalu seperti pengalaman traumatis. Selain itu, penyebabnya bisa juga terjadi ketika seseorang memiliki alergi terhadap serbuk sari bunga sehingga sebisa mungkin menghindari bunga, lalu bisa pula hadir karena pengaruh cerita dari orang lain tentang pengalaman buruknya terhadap bunga.

• Penanganan

Fobia ini harus mendapat penanganan dari tenaga kesehatan kejiwaan yang terlatih seperti psikiater. Biasanya penanganan tersebut berupa terapi paparan, terapi perilaku kognitif (CBT) ataupun keduanya.

Terapi paparan akan memaparkan secara bertahap dan berangsur-angsur penyebab dari fobia. Dalam kasus ini akan memaparkan bunga kepada penderita fobia. Sehingga sang penderita fobia akan menjadi terbiasa terhadap bunga. Lalu, psikiater akan menjalani strategi yang dapat meminimalisir lebih lanjut lagi mengenai ketakutan tersebut.

Untuk terapi perilaku kognitif yakni bertujuan untuk menghilangkan pikiran negatif yang muncul. Terapi ini akan membantu meminimalisir atau bahkan menghilangkan pola pikir tidak rasional terhadap bunga pada penderita fobia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.