Butterfly Hug! Teknik Mengontrol Emosi dan Kecemasan

oleh -45 views
Source: Google

ZETIZEN RADAR CIREBON – Apakah kamu penggemar drakor atau K-drama? Pastinya tahu drama korea yang di bintangi Kim Soo Hyun yaitu Its Ok Not To Be Okay. Drama dengan tema healing-romance ini menggabungkan cerita romansa dengan topik yang terkait kesehatan mental, tapi terdapat juga pengetahuan dasar psikoterapi lho. Dalam episode kedua drama yang pertama tayang pada 20 Juni 2020 lalu tersebut, terdapat adegan ‘Butterfly Hug’. (herdi)

Sebenarnya istilah Butterfly Hug ini sudah tidak asing bagi orang-orang yang berkecimpung di dunia psikologi atau pun kesehatan jiwa serta pemulihan trauma. Bahkan, manfaat dari teknik ini bisa menjadi penenang ketika emosi sedang membuncah hingga meringankan trauma.

Apa itu Butterfly Hug dan bagaimana manfaatnya untuk kesehatan mental? Ternyata teknik ini bisa juga di terapkan untuk stabilisasi emosi anak jangka panjangnya.

Manfaat Melakukan Butterfly Hug

Ketika sedang di landa kecemasan, seseorang umumnya akan menjadi ragu-ragu, takut, sulit berkonsentrasi dan mengambil keputusan, gugup, bahkan marah. Nah, teknik butterfly hug bisa menjadi pertolongan pertama ketika seseorang mengalami perasaan yang meluap ini.

Teknik ini dapat membuat pikiran menjadi tenang dan tubuh menjadi rileks, sehingga rasa cemas dan khawatir bisa bengasur-angsur mereda, begitu juga dengan gejala-gejala gangguan kecemasan lainnya.

Butterfly hug juga di ketahui mampu mengatasi kecemasan pada seseorang yang mengalami PTSD atau gangguan stres pascatrauma ketika ingatan terhadap peristiwa traumatis hadir dalam pikirannya dan menyebabkan ia tertekan secara emosional. Teknik ini juga di ketahui efektif untuk meredakan gejala PTSD pada anak yang menderita kanker.

Cara Menerapkannya

Bagaimana caranya melakukan Butterfly Hug? Ternyata gampang banget! Untuk melakukan teknik Butterfly Hug berikut caranya:

  • Silangkan kedua tangan di depan dada. Letakkan ujung jari masing-masing tangan berada di bawah tulang selangka atau di lengan atas. Posisikan tangan senyamanmu saja, ya.
  • Tutup kedua matamu sembari mengatur napas. Jangan lupa untuk memfokuskan pikiran selama melakukan butterfly hug.
  • Lakukan gerakan menepuk-nepuk tangan secara perlahan hingga kedua telapak tanganmu terlihat seperti sayap kupu-kupu yang mengepak. Kamu bisa melakukan gerakan ini selama 30 detik atau lebih sampai kamu merasa tenang.
  • Sembari menepuk-nepuk, bernapaslah menggunakan perutmu dan rasakan semua hal yang terjadi di sekitarmu, termasuk apa yang kamu rasakan secara fisik dan emosional.
  • Bayangkan segala perasaan dan emosi yang kamu rasakan melewati dirimu dalam bentuk awan. Sadarilah bahwa mereka memang ada dan kamu tidak perlu mengubahnya.
  • Berhentilah ketika perasaan kamu sudah cukup baik dan tubuh menjadi lebih rileks.

Kamu bebas melakukan teknik ini di mana saja. Namun, pilihlah tempat yang aman, nyaman, dan tidak terlalu ramai agar kamu tidak terganggu dan lebih cepat merasa tenang. Selain untuk diri sendiri, kamu juga mungkin bisa menerapkannya pada orang terdekatmu ketika mereka mengalami emosi yang tidak stabil.

Meskipun hal ini dapat mengontrol emosi dan beberapa masalah mental yang Kamu alami, tapi tidak bukan berarti kamu dapat bergantung pada teknik ini setiap masalah mentalmu muncul. Pergilah ke psikiater atau psikolog dan minta bantuan pada yang sudah expert. Karena dengan bantuannya, masalah mentalmu akan di tangani dengan cara terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.