Daftar Game Baru di 2021 yang Mengecewakan (Part 2)

oleh -94 views
Game Baru 2021

ZETIZEN RADAR CIREBON – Ekspektasi yang berlebihan seringkali timbulkan dampak kekecewaan yang lebih menyakitkan, tak terkecuali untuk video game. Semua orang tentu pernah merasa kecewa atas suatu game yang telah lama ditunggu-tunggu, namun ternyata kurang berikan kepuasan berarti. (mrg)

Tahun 2021 yang akan segera berakhir inipun telah munculkan ragam video game yang memuaskan dan mengecewakan. Dan seperti biasa, banyak yang mengecewakan di antaranya datang dari perusahaan-perusahaan video game besar. Maka dari itu, menarik agaknya melihat daftar game baru mengecewakan yang dirilis selama 2021 ke belakang ini.

Sebagai catatan, game-game mengecewakan dalam artikel ini bukan berarti menjadi yang terburuk. Walau sebagian besar kekecewaan ini terjadi akibat hype dan ekspektasi berlebihan yang tidak terwujudkan, beberapa game di bawah ini sejatinya masih miliki potensi dan berkesempatan untuk berbenah agar menjadi game yang diharapkan para fans.

Tidak ketinggalan, karena selera video game orang berbeda-beda, mengecewakan bagi saya mungkin memuaskan bagi pemain lain.

Ruined King: A League of Legends Story

Benci tapi cinta, setidaknya predikat itu lah yang nampaknya melekat untuk fans game League of Legends. Walau demikian, tidak bisa dipungkiri juga berkat kesuksesannya yang mendunia membuatnya melahirkan beberapa spin-off bahkan game baru. Salah satunya yang cukup menarik adalah adalah Ruined King: A League of Legends Story, dimana menawarkan mekanisme permainan turn-based RPG ala Battle Chasers: Nightwar. Namun sayang, game ini kurang berhasil memenuhi ekspektasi saya.

Sebagai catatan, saya tetap mengakui bahwa sajian pertempurannya benar-benar salah satu gelut turn-based terbaik saat ini. Walau demikian, sebagian besar pengalaman bermain saya dikecewakan karena masalah performansi dan bug yang menyebalkan. Salah satu yang paling membuat saya geram adalah crash berkali-kali, bahkan ada yang terjadi di satu poin yang sama terus-terusan, dimana saya menunggu hampir satu minggu untuk mendapatkan patch yang memperbaiki permasalahan tersebut. Namun saya tetap merekomendasikan game ini untuk kalian yang suka game turn-based RPG jika menurutmu permasalahan terkait performansi bukanlah isu vital.

Baca juga : PlayStation 5 Console Covers telah Diumukan Sony

Biomutant

Semenjak pertama kali diperlihatkan, banyak orang tentunya mengekspektasikan suatu pengalaman game Open World yang segar dari Biomutant. Sayangnya, premisnya sebagai game action-RPG dengan karakter mutan yang bisa Kung-Fu ternyata kurang berhasil dieksekusi dengan baik. Kasarnya, gamenya sendiri dengan cepat terasa repetitif dan minim variasi dari berbagai aspek permainannya. Bahkan satu-satuya yang bagus dari Biomutant bisa dibilang hanyalah dunia dan visualnya yang terlihat begitu indah.

Biomutant terasa seperti suatu karya yang mencoba sematkan berbagai ide-ide ke dalam satu wadah sekaligus. Namun kurang disusun dan diasah lebih jauh untuk menghadirkan suatu permainan dengan porsi yang pas. Walau demikian, bisa dilihat bahwa game ini sendiri sangat memiliki potensi, dan banyak gamer tentunya berharap game ini bisa menjadi lebih baik jika sang developer berencana hadirkan kelanjutannya.

Battlefield 2042

Game baru 2021 yang mengecewakan terakhir adalah Battlefield 2042. Ketika Call of Duty: Vanguard agaknya diekspektasikan akan flop, fans lebih tertarik kepada Battefield 2042 yang akhirnya kembali ke perang yang lebih modern dengan fitur cuaca ekstrim sebagai salah satu hal yang ditonjolkan. Namun siapa sangka, game terbaru dari franchise yang diagung-agungkan akan pertempuran dan kekacauannya ini juga berakhir mengecewakan. Beberapa di antaranya disebabkan karena bug dan glitch yang masih sering ditemukan, fitur-fitur permainan yang tidak hadir dari game-game sebelumnya, UI yang terasa jadul, bahkan menghilangkan sistem class yang notabene penting dalam mendorong aspek kerja sama di sepanjang pertempuran.

Sebagai catatan, sudah menjadi rahasia umum bahwa game-game Battlefield selalu mengalami kendala pada setiap perilisannya. Tidak tercuali pada serinya yang ketiga dan keempat yang sering dianggap sebagai serial Battlefield terbaik. Momen-momen keren, menyenangkan dan nyeleneh memang masih kerap ditemui, namun kondisi Battlefield 2042 sekarang ini belum bisa disebut sebagai game Battlefield sejatinya, dan kita hanya bisa yang berharap sang pengembang terus memberikan update perbaikan dan mendengarkan feedback dari para fansnya.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.