Dark Circle pada Mata? Bukan Hanya Salah Begadang

oleh -33 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Mata merupakan bagian penting dari organ tubuh manusia. Bukan hanya untuk melihat, mata juga menjadi salah satu fokus kecantikan. Tak heran jika banyak produk skincare khusus untuk mata, produk untuk mengatasi dark circle atau mata panda, misalnya. (Nd)

Tak ada asap kalau tak ada api, begitu pula dengan lingkaran hitam di bawah mata. Banyak orang percaya bahwa pola tidur yang buruk atau kebiasaan begadang adalah penyebab utama dark circle di bawah mata.

Padahal, kenyataannya nggak selalu demikian. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan mata panda, seperti dehidrasi, mata lelah, dan alergi musiman. Dan yang lainnya akan kita bahas kali ini.

Usia yang Terus Bertambah

Seiring bertambahnya usia, kulit halus yang menutupi area jaringan itu juga rentan kehilangan kolagen dan elastin, sehingga membuat kulit lebih tipis dan bahkan kehilangan volume dan bayangan yang lebih jelas. Hal ini dapat kamu atasi dengan prosedur skin filler yang membuat kulit lebih berisi dan menyamarkan bayangan. 

Dermatitis Kontak Sebabkan Dark Circle

Area bawah kulit mata merupakan salah satu area yang sensitif bagi mereka yang menderita dermatitis kontak atau iritasi dari produk perawatan pribadi. Hal ini terjadi karena kulit bawah mata sangat tipis. Menurut Rubin, iritasi tersebut menimbulkan pasca-inflamasi yang berkontribusi pada munculnya lingkaran hitam.

Untuk mencegah dark circle dari hal ini, kamu bisa melakukan test patch sebelum menggunakan produk skincare di area wajah.

Kondisi Penyakit Tertentu

Selain dua hal di atas, penyebab lain dari mata panda adalah adanya penyakit tertentu yang sedang diderita. “Kondisi seperti anemia, sindrom malabsorpsi, gizi buruk, kekurangan vitamin, hipotiroidisme, dan sindrom metabolik tertentu yang juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata,” kata Reza Tirgari, seorang ahli bedah kosmetik di San Diego.

Gen atau Keturunan

Stop mengambinghitamkan begadang. Siapa tahu jika datangnya lingkaran hitam di bawah mata memang dari dirimu sendiri alias keturunan. “Di antara yang paling umum dan sayangnya paling sulit untuk diobati hanyalah genetika,” jelas Alan Parks, MD, dokter kulit bersertifikat dan pendiri skincare khusus mata, Park Perfection

Sumber: Beautynesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.