Euthanasia! 6 Fakta Unik Etika Medis The Good Death

oleh -38 views
Euthanasia
Source: Google

ZETIZEN RADAR CIREBON – Euthanasia adalah penghentian hidup seseorang, ketika hidup menjadi terlalu tak tertahankan untuk seseorang (secara fisik). Euthanasia banyak di lakukan karena orang yang meninggal memintanya, namun ada kasus-kasusnya dimana seseorang bahkan tidak dalam keadaan untuk membuat permintaan seperti itu. (herdi)

Meskipun di sebut bunuh diri yang di bantu, eutanasia sama sekali berbeda dari bunuh diri. Poin plus terbesar dari eutanasia adalah memberikan waktu yang cukup bagi orang untuk bersiap menghadapi kematian, kematiannya sendiri atau kematian orang yang dekat.

1.      Dari 196 negara di dunia, hanya 9 negara yang melegalkan euthanasia atau kematian yang di bantu

Negara-negara tersebut adalah BelKamu, Belgia, Kolombia, Luksemburg, Swiss, Jerman, Jepang, Albania, dan AS. Bahkan di AS, hanya negara bagian Washington, Oregon, Vermont, New Mexico, dan Montana yang melegalkannya.

2.      Eutanasia dapat di kategorikan menjadi 5 jenis

  • Eutanasia Sukarela – Ketika orang yang kompeten membuat permintaan sukarela dan abadi untuk dibantu mati.
  • Involuntary – Mengakhiri hidup seseorang tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.
  • Eutanasia Aktif – Mengakhiri hidup seseorang dengan menggunakan obat-obatan, baik oleh diri sendiri atau dengan bantuan dokter.
  • Pasif – Mengakhiri hidup seseorang dengan tidak melakukan tindakan yang di perlukan dan biasa untuk mempertahankan hidup, seperti mengambil air, makanan, dll.

3.      Eutanasia sebagian besar di lakukan dengan memberikan obat penghilang rasa sakit atau obat lain dalam dosis yang mematikan

Tetapi penggunaan kelaparan, kantong plastik untuk mati lemas, karbon monoksida, dan ‘pil damai’ Dr Philip Nitschke untuk menidurkan juga dalam praktik.

4.      Meskipun euthanasia masih ilegal di Inggris, Raja George V di-eutanasia

Raja menderita gagal jantung-pernapasan, dan di beri dosis morfin dan kokain yang fatal untuk mempercepat kematiannya.

5.      Meskipun Eutanasia umumnya ilegal di India, ada tradisi euthanasia paksa di India Selatan

Ini di sebut thalaikoothal, istilah Tamil untuk “mandi” atau “mandi minyak.” Orang tua yang lemah di paksa untuk minum susu sapi segar sampai mereka menderita masalah pernapasan dan, akhirnya, mati. Tradisi ini rupanya di setujui masyarakat.

6.      Mahkamah Agung India melegalkan euthanasia pasif pada 7 Maret 2011 setelah kasus Aruna Shanbaug

Aruna Shanbaug hidup dalam keadaan vegetatif selama 42 tahun, setelah dia di perkosa secara brutal pada tahun 1973. Kasusnya adalah faktor kunci yang mendorong keputusan mahkamah agung.

Euthanasia dari Pandangan Islam

Dalam Qur’an dan Hadis  tertulis jelas. Hukum Islam membahas banyak masalah tentang hidup dan mati, karena menganggap setiap tindakan mencabut nyawa adalah di larang. Islam menyucikan hidup dan menggambarkannya sebagai hadiah dari Allah S.W.T.

Ini secara konsisten menekankan pentingnya melestarikan kehidupan dan kesejahteraan. Oleh karena itu umat Islam, pemeluk Islam, tidak berhak untuk mengakhiri hidup mereka. Tertulis dalam Al-Qur’an bahwa kita di larang mengambil nyawa tanpa alasan jelas.

“Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.”

Al-Qur’an 17:33

Selai itu tertulis dalam Al-Qur’an juga bahwa setiap yang bernyawa hanya bisa mati atas seizin Allah S.W.T

“Dan setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”

Al-Qur’an 3:145

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *