Istilah Dunia Kerja yang Arti Kulturalnya Ngehe Part 2

oleh -46 views

 Ada banyak istilah dunia kerja yang sebetulnya sering kamu dengar, tapi punya arti kultural yang… ya gitu deh. Kadang bikin motivasi kerja lenyap seketika. (RF17).

Kerja kalau tanpa mengeluh overworkoverwhelm, dan underpaid memang nggak mungkin. Konon, anak zaman sekarang lebih banyak ngebacotin pekerjaan mereka ketimbang mengerjakannya dengan namaste. Hooh, dunia kerja kejam ya, Bestie.

Nggak apa-apa deh, namanya juga ikut arus ngeluh-ngeluh. Sak bahagiamu wae lah. Yang penting jangan lupa ngeluhnya sambil dengerin lagu Kunto Aji yang “Rehat” biar merasa semua ini bukan salahmu.

Demi turut menurunkan motivasi kerja bocah-bocah sekarang, saya punya bahan nih. Kita bisa bersama-sama mengeluhkan istilah dunia kerja yang punya arti kultural menyebalkan. Lebih menyebalkan daripada arti harfiahnya. Mari diresapi bersama-sama demi bertahan cari cuan.

Source : mojok.co

 ASAP

ASAP adalah singkatan dari “as soon as possible”. Tapi, istilah dunia kerja yang satu ini sering dipakai buat mengoprak-oprak karyawan yang kerjanya lemot. Hati-hati kalau si bos udah bilang, “Revisinya nanti dikirim ke saya, ASAP.” 

Bisa jadi kamu lagi disindir sebab dari kemarin nggak kunjung kirim atau si Bos jaga-jaga karena biasanya kamu lemot. Makanya,Nder, kerja yang sat set deh biar nggak menyusahkan orang lain.

WhatsApp on

Pantas motivasi kerja menurun jika atasanmu kasih mandat, “WhatsApp on ya!” sebelum kamu cuti. Secara harfiah memang kamu hanya disuruh standby, tapi jangan harap deh. Secara kultural, instruksi menyalakan WhatsApp saat cuti dalam istilah dunia kerja itu berarti kamu nggak akan tenang.

Yang kamu dengar: “Selamat berlibur, buat jaga-jaga WhatsApp on, ya!”

Yang sesungguhnya si Bos sampaikan: “Selamat berlibur. Enak aja kamu pergi begitu saja saat kami sedang hectic. Kamu harus tetap bertanggung jawab atas kerjaan yang kamu tinggalkan.” Dilanjutkan dengan tertawa ala sinetron.

Baca Juga : Istilah Dunia Kerja yang Arti Kulturalnya Ngehe Part 1

SOP

Istilah dunia kerja seperti SOP memang sekilas tidak ada yang salah. Kepanjangan SOP adalah standard operational procedure. SOP bisa jadi sebuah poin penting dan petunjuk kerja bagi setiap karyawan. Jika salah satu rekanmu menyebut istilah ini, coba cek lagi bagaimana penggunaan kalimatnya. 

“Kalau kerja yang sesuai SOP ya.”

Nah, kalimat di atas kalau diartikan secara kultural berarti kerjaanmu nggak benar, ada yang salah, ada banyak yang keliru bahkan kamu bisa jadi mengacaukan sistem kerja karyawan lain. Nggak perlu membuka detail SOP-mu lagi, sudah cukup tahu bahwa SOP yang kawanmu maksud adalah alasan tambahan untuk mengatai kerjamu yang nggak bener. Makanya, muhassabah diri Anda, Hyunk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.