Merasa Dirimu Adalah Orang Terburuk di Dunia?

oleh -70 views
Source: Google

ZETIZEN RADAR CIREBON – Terkadang Kamu merasa mati rasa. Kamu merasa sangat rendah sehingga tidak ada gangguan yang berhasil. Tidak bisa berhenti menangis, dan pikiran Kamu menolak untuk menerima hal positif apa pun. Kamu berjuang untuk melukis senyum dan menjaga face poker tetap bekerja. (herdi)

Kegelapan kemudian muncul. Satu-satunya emosi yang tersisa adalah kebencian dan kemarahan. Di kepala Anda, Kamu tahu bahwa ini bukan Anda. Tetapi saat Kamu selesai mengucapkan kalimat itu, pikiran memunculkan pemikiran yang menjelaskan sebaliknya.

Merasa Tidak Pantas Bahagia

Sisi gelap ini membuat Kamu percaya bahwa Kamu adalah orang terburuk di dunia. Dan Kamu tidak bisa menyalahkan diri sendiri karena pemikiran ini cukup gelap.

Mungkin Kamu gagal memahami mengapa Kamu memikirkan hal-hal seperti itu sejak awal. Pikiran gelap dan jahat ini menyapu Anda. Ketika Kamu berbaring di tempat tidur di malam hari dan berharap untuk tidur, Kamu mulai merasa bersalah atas pikiran-pikiran ini. Kamu menyalahkan diri sendiri karena memikirkannya dan bertanya-tanya bahwa Kamu tidak pantas mendapatkan sedikit pun kebahagiaan.

Merasa Kamu Bukanlah Pikiranmu

Kami takut membicarakannya. Wajar saja karena kami tidak ingin orang salah paham. Mungkin kegelapan ini adalah hal yang baik. Karena itu membuat kita menyadari cahaya yang ada di dalam. Ketika kita menyadari bahwa ini hanyalah pikiran dan KITA BUKAN PIKIRAN KITA, dan hanya sekadar “imajinasi” kita memiliki kekuatan untuk memilih. Dan kami memilih untuk mengatasi rasa sakit daripada menyebabkan kerusakan permanen dengan mengatakan hal-hal yang tidak kami maksudkan.

Sembuhkan Melalui Rasa Sakit

Tidak ada formula ajaib, atau solusi ‘satu ukuran cocok untuk semua’ untuk menghadapi kegelapan semacam ini. Tetapi menerima apa adanya dan membiarkannya berlalu berhasil untuk saya. Ada beberapa hal lain yang membantu saya. Seperti:

1. Menangis

Biarkan semuanya keluar, dan jangan menilai diri sendiri. Kadang-kadang Kamu merasa ingin menangis di setiap momen kosong yang memungkinkan. Tolong lakukan itu! Menangis tidak lemah.

2. Terimalah

Ketika Kamu merasa bahwa Kamu yang terburuk, terimalah. Dan kemudian, seperti sihir, ada malaikat di kepala Kamu yang mengatakan sebaliknya. Itulah indahnya penerimaan.

3. Baca Hal-Hal Positif

Apa yang berhasil bagi saya adalah, saya mengelilingi diri saya dengan hal-hal positif dengan segala cara yang saya bisa. Saat menggulir media sosial, saya hanya mengikuti hal-hal yang baik. Dengan cara ini, umpan saya hanya menunjukkan hal-hal yang baik dan positif.

4. Bicaralah dengan Seseorang — Tapi Bukan dengan Orang yang Kamu Pikirkan Pikiran Negatifnya

Ketika Kamu merasa Kamu harus menjadi satu-satunya yang merasakan hal ini, saat itulah Kamu tahu bahwa orang lain juga merasakan hal ini. Kami terlalu takut untuk membicarakannya. Tapi di situlah keajaiban terjadi. Ketika saya berbicara dengan teman saya dan bertanya, ‘apakah Kamu merasa seperti ini?’, Saya senang mengetahui bahwa saya bukan satu-satunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.