Merasa Mati di Dalam Hati, Bagaimana Itu Bisa Terjadi?

oleh -48 views
Source: Google

ZETIZEN RADA CIREBON – Bagi siapa saja yang belum pernah mengalaminya, merasa mati di dalam hati bisa jadi sulit di bayangkan. Dan, mereka yang telah berjuang dengan itu mungkin tidak selalu memiliki kata-kata yang tepat untuk menjelaskan kebingungan, kesedihan, dan mati rasa yang datang dengan perasaan ini. (herdi)

Merasa mati di dalam hati berarti sulit memproses emosi seperti kebahagiaan dan kesedihan. Ketika Anda merasa “mati di dalam” perasaan menjadi sama membosankannya dan sulit untuk diapresiasi dalam situasi apa pun.

Tanda-tanda Anda Merasa Mati Di Dalam

ada ciri-ciri biasa yang harus di waspadai dalam diri seseorang yang merasa mati di dalam. Mereka di bahas di bawah ini.

Anda Merasa Tidak Memiliki Tujuan

Seseorang merasa mati di dalam, merasa tujuannya ini hilang. Setiap hari berganti, ia akan terus merasa seperti ini selama 24 jam penuh. Perasaan ini dapat membuat kehidupan sehari-hari menjadi membosankan dan tidak menarik.

Menanyakan Arti Hidup

Namun, ketika Anda merasa mati di dalam, makna hidup cenderung menjadi fiksasi. Pertanyaan yang menanyakan apa gunanya hidup, dan apakah keberadaan itu berharga, cenderung menjadi sangat kuat.

Keadaan Mati Rasa Konstan

Karena merasa mati di dalam menghasilkan perasaan mati rasa yang konstan, ini menjadi sulit untuk merasakan atau mengekspresikan emosi seperti kebahagiaan atau kesedihan. Hidup kurang lebih menjadi monoton, dengan saat-saat suka atau duka tidak banyak berpengaruh dalam keadaan ini.

Anda Merasa Sendiri

Ketika Anda merasa mati di dalam, rasanya terisolasi melihat orang lain bergerak dengan tujuan tertentu. Mengetahui bahwa orang-orang terpengaruh oleh momen bahagia, pertemuan marah, atau keadaan sedih dapat mendorong Anda untuk menyembunyikan ketidakhadiran perasaan ini.

Anda Mungkin Merasa Kosong Secara Fisik

Emosi adalah cara penting untuk terhubung dengan dunia. Mungkin ketika situasi menjadi sulit untuk memproses perasaan, itu bisa terasa seperti Anda mengalami versi diri Anda yang hampa.

Kondisi yang Menyebabkan Anda Merasa Mati Di Dalam

Sejumlah alasan psikologis, biologis, atau medis mungkin bertanggung jawab atas perasaan mati rasa yang terus-menerus.

Depresi

Depresi adalah gangguan mood yang sangat umum. Ini menonjol karena menghasilkan perasaan sedih yang terus-menerus dan dapat disertai dengan perubahan dalam makan, kelelahan, dan terkadang nyeri tubuh.

PTSD

Gangguan stres pascatrauma terjadi setelah tubuh mengalami pengalaman yang mengejutkan. Karena hal itu, menyebabkan sejumlah perubahan dalam tubuh seperti mimpi buruk, kecemasan, dan kilas balik yang jelas.

Pengobatan

Untuk membantu mengelola dan mengobati kondisi seperti depresi dan kecemasan, pengobatan adalah pilihan yang umum. Namun, sementara obat-obatan seperti inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) membantu gejala kondisi ini, mereka juga cenderung memengaruhi cara otak memproses emosi.

Emosi yang Ditekan

Dalam beberapa kasus, emosi bisa sangat sulit untuk dihadapi, malah terkubur dan di lupakan. Meskipun hal ini dapat di pahami sebagai mekanisme koping terhadap emosi negatif, hal ini terkadang dapat meluas menjadi perasaan yang menyenangkan juga.

Cara Mengatasi Perasaan Mati Di Dalam

Ketika perasaan mati rasa, sangat sulit untuk mengumpulkan motivasi untuk merasa lebih baik. Maka mencari bantuan profesional melalui terapi adalah salah satu cara paling tepercaya untuk mengelola tantangan kesehatan mental.

Berbicara dengan terapis dapat membantu menavigasi keadaan yang mendorong mati rasa. Seorang terapis juga dapat membantu meningkatkan pandangan hidup Anda dan dapat memberikan perawatan yang tepat di mana perasaan hampa di sebabkan oleh kondisi medis.

Jika memungkinkan, upaya perawatan diri seperti berolahraga, bermeditasi, dan menulis jurnal dapat membantu meningkatkan keadaan emosi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.