Sinopsis C-Drama The Little Nyonya episode 13(1)

oleh -14 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bagi para pecinta drama Cina kali ini kami akan menghadirkan sedikit potongan dari sinopsis dalam drama Cina. Drama ini berjudul The Little Nyonya. Berikut part 1 dari episode 13. Untuk membaca episode awal kamu bisa klik ini(IND)

Sinopsis C-Drama The Little Nyonya episode 13(1)

Yueniang makin penasaran dan berlarian di seluruh lorong dan memasuki semua kamar. Dia penasaran dan ingin memainkan semua yang ada di kamar-kamar itu. Ah Tao terus mengikutinya sambil memohon agar dia berhenti berkeliaran. Lama-lama, Yueniang jadi kesal karna dilarang ini itu, padahal Ah Tao terus memanggilnya Nona Muda. Karna dia adalah Nona Muda, kenapa dia tidak boleh masuk kamar dan tidur di ranjang Nona Muda? Ah Tao terus berusaha membujuknya untuk keluar kamar, tapi Yueniang terus menolak. Tian Lan, berteriak hingga menggema memanggil Juxiang.

Sebagai hukuman sudah nakal, Tian Lan memukul Yueniang di depan altar penghormatan leluhur. Walau tangannya di pukul dengan tongkat, Yueniang tidak menangis sama sekali. Ah Tao tidak tega dan memohon agar Tian Lan berhenti memukul, tapi Yueniang malah bilang kalau neneknya masih kurang memukulnya 5 kali lagi. Yueniang malah protes pada Ah Tao karna neneknya kan sudah bilang dia harus dipukul 20 kali di hadapan para leluhur, jadi harus ditepati.

Tian Lan sebenarnya tidak tega memukul Yueniang, tapi demi agar Yueniang tumbuh menjadi anak yang baik, dia harus mengajarinya dengan benar.

Akibat dari pukulan itu, Yueniang menjadi kesulitan menumbuk bumbu. Dia tidak bisa menahan tangisnya. Dia sangat merindukan ibunya, Juxiang. Suara tangisannya itu terdengar oleh Tian Lan.

“Juxiang. Kau harus patuh. Kamu seorang Nyonya dari keluarga terhormat. Kau harus jaga sikap dan jangan merengek. Jika tidak, kau tidak akan bisa menjadi istri di keluarga yang baik. Ibu tidak ingin kau menderita kelak. Paham?” nasehati Tian Lan, dia masih sering menganggap Yueniang sebagai Juxiang.

Yueniang mengangguk dan mulai lanjut menumbuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.