4 Cara agar Tidak Menjadi Korban Catfishing

oleh -33 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Peniruan identitas online dengan tujuan terlibat dalam suatu hubungan menjadi lebih umum. Mirip dengan pencurian identitas, yaitu ketika seseorang mencuri informasi pengenal pribadi dari korban dan menggunakan informasi itu untuk melakukan kejahatan. Hal ini juga sering di lakukan dalam suatu hubungan dalam media sosial, yaitu catfishing. (herdi)

Baca Juga: Untuk Kalian yang Berjuang menjadi Badut, Baca Ini!

Catfishing adalah ketika seseorang “menganggap” identitas orang yang sebenarnya dan membuat persona online baru untuk terlibat dalam hubungan online.

 Berikut beberapa tips agar diri Anda tidak menjadi korban Catfishing:

1. Jangan bagikan apa yang Anda anggap sebagai “informasi pribadi” secara online:

Anda harus mengontrol persona online Anda. Facebook, Linkedin, dan Twitter adalah teknologi yang luar biasa, tetapi semuanya dapat di gunakan untuk melawan Anda dengan satu atau lain cara. Agar seseorang dapat mengorbankan Anda, mereka perlu tahu sebanyak mungkin tentang target mereka.

Semua informasi ini dapat di gunakan untuk “merawat” hubungan Anda misalnya Jika Anda berpartisipasi dalam situs kencan online, dan seseorang ingin “membuat Anda terkesan”, mereka mungkin ingin melakukan penelitian tentang latar belakang Anda. Semakin banyak “informasi pribadi” yang Anda miliki secara online di depan umum, semakin mudah untuk menjadi korban.

2. Perlakukan hubungan online Anda sama seperti hubungan di kehidupan nyata

Jika Anda di dekati di toko oleh orang asing, apakah Anda akan memulai hubungan yang berarti dengan mereka? Apakah Anda ingin teman kehidupan nyata Anda tahu bahwa Anda bergaul dengan orang asing? Jika Anda menjawab “tidak” lalu mengapa Anda melakukannya secara online? Kekuatan hubungan online juga dapat menyebabkan teman online Anda mempercayai teman Anda secara membabi buta.

3. Ketahui kebijakan penggunaan media sosial

Beberapa negara bagian menganggap meniru persona online illegal. Sebagian besar situs media sosial menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan mereka jika seseorang salah mengartikan identitas mereka — jadi laporkan saat Anda melihatnya!

4. Pahami kebijakan privasi media sosial

Apa yang Anda pikir pribadi hari ini, mungkin tidak selanjutnya. Ketika Facebook, Instagram atau layanan lain mengubah pengaturan privasi mereka, itu dapat menempatkan semua informasi “pribadi” Anda di mata publik. Ingat jika Anda tidak membayar untuk layanan, Anda adalah produknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.