Cara Menciptakan Kesan Pertama yang Kuat (Part 2)

oleh -37 views
<a href='https://www.freepik.com/photos/business-card'>Business card photo created by katemangostar - www.freepik.com</a>

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kesan pertama sangat penting pada saat kita ingin membangun sebuah keharmonisan dalam sebuah hubungan sosial. (RF17)

Kesan pertama adalah sebuah waktu singkat yang sangat menentukan seperti apa nantinya hubungan sosial yang akan kita bangun bersama orang yang baru kita jumpai. Di usia gua yang udah mulai beranjak dari remaja ke dewasa, gua mulai banyak bertemu dengan orang-orang baru. Itu menarik perhatian gua soal First impression. Pada saat gua pertama kali berjumpa orang baru, apasih isi kepala mereka pada saat pertama kali liat gua.

Dari hasil jiwa ingin tahu gua tentang kesan pertama akhirnya gua nulis lagi artikel tentang kesan pertama. Buat kalian yang belum baca kalian bisa baca tentang kesan pertama yang pertama kali gua buat disini. Oke langsung aja gua bakalan lanjut artikel gua tentang kesan pertama. Simak baik-baik supaya kalian bisa dapet insight dari artikel ini.

Dengarkan Lawan Bicara kita

Pelajaran paling mudah untuk mendapatkan kesan pertama yang kuat adalah dengan menunjukan bahwa kita adalah pendengar yang baik. Setiap individu adalah seorang tokoh utama dalam kehidupan mereka masing-masing. Jadilah penonton dan simak kisah mereka dengan seksama. Mereka akan sangat menyukai penonton setiannya, bahkan mereka akan melakukan apapun agar mereka terlihat hebat.

Ketika kita memberikan apa yang mereka inginkan itu akan membuat mereka senang dan menganggap kita sebagai orang yang supportive.

Menyela Memberikan kesan yang Buruk

Masih berkaitan dengan sub judul barusan, yap tentunya menyela ucapan seseorang akan memberikan kita sebuah kesan yang buruk. Sebagaimana kita tidak suka dipotong saat berbicara maka orang lain pun tidak senang ketika ucapan mereka kita potong. Jika ingin memberikan komentar, lakukan ketika lawan bicara kita mulai berhenti berbicara.

Dengarkan Apa yang Tidak Diucapkan Orang Lain

Mendengarkan dengan sungguh-sungguh berarti bukan sekedar mendengar apa yang orang lain ucapkan, namun lebih dari itu, yaitu mendengar apa yang tidak di katakan orang lain.

Artinya kita bisa memahami apa yang orang lain mau dan tidak mereka mau tanpa mereka harus mengucapkannya. Mendengar disini bukan dimaksud mendengarkan dengan telinga, tapi dengan hati. Ketika kita melihat ekspresi lawan bicara kita terlihat gelisah atau gugup itu tandanya ada sesuatu yang tengah mengganggu pikiran mereka.

cobalah pahami gangguan yang muncul pada lawan bicara kita alami tanpa harus menunggu mereka mengucapkannya.

Lebih baik mendengar untuk memahami daripada mendengar untuk menjawab. Hanya dengan hati yang tulus kita dapat mengerti apa yang orang lain inginkan tanpa harus mereka mengungkapkan perasaan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.