Cara Menolak Pendapat tanpa Menyakiti Orang Lain

oleh -68 views
Photo by <a href="https://unsplash.com/@officestock?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Sebastian Herrmann</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/discussion?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Unsplash</a>

ZETIZEN RADAR CIREBON – Seringkali kita dihadapkan dengan berbagai macam pendapat yang sebenarnya kita pun tidak menyukainya. Namun, seringkali kita lebih memilih bungkam hanya karena takut melukai perasaan lawan bicara. (RF17)

Mengekspresikan ketidaksetujuan adalah hal yang penting. Jika dunia berjalan tanpa adanya pertentangan maka kita akan sulit mendapatkan kemajuan. Karena dengan adanya pro kontra kita dituntut untuk terus berpikir lebih keras. Lalu gimana sih caranya menyatakan ketidaksetujuan tanpa menyakit perasaan lawan kita. Simak sampe akhir yuk!

Klarifikasi Ketidaksetujuan

Terkadang ketika kita tidak setuju dengan pendapat orang lain karena kita kurang memahami maksud dari lawan bicara kita. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mencari kejelasan terlebih dahulu maksud dari pembicara. Apakah apa yang mereka sampaikan itu memang bertentangan dengan pendapat kita, atau memang kita yang salah memahami maksud dari mereka.

Coba cari kejelasan dengan bertanya kepada lawan bicara. Dengan bertanya itu menandakan kita memperhatikan pembicara. Jika memang sudah yakin kita benar-benar memahami maksud pembicara baru kita memutuskan untuk setuju atau tidak.

Selamatkan Harga Diri pihak Bersebrangan

Secara umum sebenarnya ketika kita menolak pendapat orang lain itu akan mencederai harga diri mereka. Kebanyakan orang tidak suka dengan kritik, tapi mereka terbuka dengan kritik yang membangun. Ketika kita melukai harga diri mereka, Mereka akan cenderung bersikap defensive. Jika itu terjadi maka akan sulit keluar dari konflik.

Kita boleh menolak gagasan orang lain dengan cara menunjukan kesalahan mereka hanya pada saat tidak ada banyak orang disana. Dengan begitu mereka tidak akan merasa terlalu malu bahkan akan berterima kasih kepada kita karena telah menunjukan dan memperbaiki kesalahan mereka.

Ajukan Pertanyaan

Jika kita menemukan pernyataan yang menurut kita kurang tepat, daripada mengatakan “kamu salah dalam hal ini,” Lebih baik ajukan sebuah pertanyaan. Karena bisa jadi hal yang kita kurang sepakati itu disebabkan karena kita tidak berpikir lebih mendalam soal hal tersebut. Dengan bertanya bisa jadi kita mendapatkan sebuah jawaban yang memang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kita yang menyebabkan kita menolak pendapat mereka.

Dengan bertanya dan bukan mengkritik kita bisa mendapatkan jalan keluar terbaik tanpa menimbulkan kebencian. Socrates menggunakan metode ini kepada anak muridnya untuk menunjukkan kesalahan mereka. Socrates bertanya kepada muridnya dengan pertanyaan yang akan menggiring muridnya berkata “iya” yang pada akhirnya muridnya memahami dengan sendirinya kesalahan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *