Ribuan Perusahaan Game Ditutup Karena Pembekuan Regulasi di China

oleh -31 views
Game Regulasi

ZETIZEN RADAR CIREBON – Para pertengahan 2021 yang lalu, Pemerintah Cina sedang gencarnya membuat peraturan regulasi baru terhadap video game. Salah satu peraturan yang viral pada waktu itu adalah aturan bermain video game online terhadap di bawah umur. Bukan itu saja, pihak industri video game juga terkena dampak dari aturan baru tersebut. Dan kini, 14 ribu perusahaan game kecil di Cina telah ditutup karena adanya pembekuan regulasi izin operasi mereka. (mrg)

Ini bermula ketika Pemerintah Cina sedang memberlakukan sebuah peraturan baru terhadap pihak industri video game. Pada bulan Juli 2021 yang lalu, Pemerintah Cina telah membekukan izin regulasi mereka. Pembekuan tersebut membuat banyak pihak perusahaan game, baik itu perusahaan besar maupun kecil tidak bisa banyak bergerak untuk sementara waktu.

Baca juga : Khaleed Damage dan Build Overpower, Simak Tipsnya!

Dan pada hari ini (6/1), pembekuan izin usaha mereka masih ditahan oleh Pemerintah Cina. Pihak yang mengurus izin regulasi ini ada pada pihak The National Press and Publication Administration (NPPA) dari Pemerintah Cina. Hal ini membuat banyak pihak terlebih pada perusahaan game kecil ditutup karena pembekuan regulasi ini.

14 Ribu Perusahaan

Dilansir dari berita Securities Daily (via South Cina Morning Post), ada sebanyak 14 ribu perusahaan game telah dicabut izin pendaftaran mereka sejak bulan Juli 2021 yang lalu. Data tersebut sudah termasuk pihak yang bekerja sama dengan perusahaan game, mulai dari merchandise dan publisher yang merilisnya.

Pihak NPPA diketahui sedang mengalami hiatus dalam memberikan izin regulasi di Cina terlebih pada industri video game. Tidak diketahui secara pasti alasan kenapa mereka hiatus sejak bulan Juli 2021.

Diduga hiatusnya NPPA ini ada hubungannya dengan pernyataan Presiden Xi Jinping mencanangkan berbagai aturan terkait video game. Dia merasa khawatir bahwa video game memberikan dampak buruk pada anak-anak muda terlebih pada anak di bawah umur.

Sekitar bulan Agustus dan September 2021 yang lalu, President Xi Jinping memberlakukan aturan bermain video game online pada anak di bawah umur. Bukan itu saja, dia juga memberlakukan aturan baru yang harus diikuti oleh pihak industri video game jika ingin memasarkan game mereka di Cina.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.