Mengungkap Sifat Dasar Manusia

oleh -44 views
Photo by <a href="https://unsplash.com/@vinogradovspb?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Sergey Vinogradov</a> on <a href="https://unsplash.com/collections/3689954/character?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Unsplash</a>

ZETIZEN RADAR CIREBON – Manusia memiliki begitu banyak kepribadian. Kalian pernah gak sih ngalamin hal yang seperti itu, dimana logika berkata A sementara hati berkata B?“ Bro gua minta tolong dong, gua pinjam duit lo dulu 200k yah,”. (RF17)

Terkadang pikiran kita berkata “udah gak usah ditolong, dia kalau minjam duit susah balikinya, tapi di sisi lain hati kita gak tega nolaknya.

Nah, kalau kalian pernah atau bahkan sering ngalamin hal itu, itu adalah hal yang wajar, karena memang terkadang seperti itulah sifat dasar manusia. Kalau kalian penasaran kenapa artikel ini penting untuk dibuat simak pembahasannya sampe akhir. Karena kali ini kita akan mengungkap sifat dasar manusia yamh pastinya seru banget.

Manusia sering Berfikir Menggunakan Emosi daripada Logika

Manusia kadang merasa, ketika mereka menghadapi suatu masalah mereka sudah bepikir secara rasional. Padahal pada umunya manusia seringkali mengambil keputusan berdasarkan emosi semata. Seperti contoh kasus pada paragraf pertama, Manusia cenderung mengedepankan perasaan mereka daripada logika mereka.

Mengambil keputusan dengan emosi membuat kita terkadang salah mengambil langkah. Alih-alih kita ingin membantu malah jadi gak membantu. Kalau kita kasih temen kita contekan pr, niatnya mungkin kita pengen ngebantu kawan, tapi dengan begitu akhirnya temen kita malah jadi males belajar karena jawabannya tinggal salin dari tugas kita.

Ingin Menjadi Populer

Sifat dasar berikutnya adalah kebanyakan manusia suka mencari populeritas. Manusia pada umumnya selalu ingin menjadi tokoh utama dalam kehidupannya. Maka hal yang biasa ketika kita sedang berbicara dengan orang lain, orang lain selalu menceritakan diri mereka sendiri.

Ingin menjadi populer membuat orang terkadang kurang berempati pada orang lain. Mereka lebih senang dan menuntut orang lain untuk mendengarkan apa yang ingin mereka ceritakan. Hal ini membuat mereka kurang memahami perasaan orang lain, karena mereka lebih senang di dengarkan daripada mendengarkan.

Baca Juga : Cara Membangun Kerja Sama yang Efektif

 Ingin Menjadi apa yang Orang Lain Sukai

Sifat dasar manusia adalah mereka senang jika orang lain menyukai mereka. Manusia tidak senang jika mereka mendapatkan kritikan dari orang lain. Menurut mereka dengan dikritik itu merupakah sebuah penghinaan. Itulah mengapa orang ketika mendapat kritik cenderung akan bersikap bertahan dengan pendapatnya daripada mengubahnya.

Bencinya seseorang terhadap kritik, mendorong mereka menjalani hidup seperti apa yang orang lain inginkan ketimbang apa yang akan membuatnya bahagia.

Menjalani hidup yang bahagia sejatinya adalah hidup dimana kita merasa senang dengan apa yang kita jalani tanpa harus memikirkan apa yang orang lain katakan. Hidup di bawah bayang-bayang orang lain hanya akan membuat kelelahan yang tak berujung, karena sejatinya sebaik dan seburuk apapun kita pasti akan ada orang yang tidak suka dengan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.