Spoiler Chapter 373 To My Dear Mr. Huo

oleh -18 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina romantis berjudul, To My Dear Mr. Huo, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 373. Kalo kamu belum nyimak chapter 1, yuk baca di sini(Nd) 

Spoiler Chapter 373 To My Dear Mr. Huo

Su Qingsang tidak pernah mengalami perasaan cinta orangtua dan tidak pernah menyayanginya. Sekarang setelah merasakannya, dia merasa Su Peizhen benar-benar memiliki kehidupan yang baik selama ini.

“Ibumu memukul Peizhen?” Li Qianxue terus bergerak maju. Dia sudah berdiri tepat di depan Su Qingsang. Jarak antara kedua wanita itu kurang dari dua puluh sentimeter.

Su Qingsang merasakan ketidaknyamanan dan kecanggungan karena sikap Li Qianxue yang mengesankan. Dia mundur selangkah.

“Ibumu memukul Peizhen?”

Ketika Li Qianxue mengucapkan kata-kata itu, sorot matanya cukup tajam.

“Bibi, ibuku tidak bisa disalahkan karena masalah ini. Situasi saat itu … “

“Aku bertanya padamu, apakah dia melakukan itu?” Li Qianxue tidak ada di sana untuk mendengarkan penjelasan. Dia hanya menginginkan jawaban. “Apakah ibumu mendapatkan fisik?”

Su Qingsang tidak bisa menyangkalnya. “Ya, dia melakukannya. ”

Ekspresi Li Qianxue menjadi gelap; dia mengangkat tangannya dan menurunkannya ke wajah Su Qingsang.

Tidak terpikir oleh Su Qingsang bahwa Li Qianxue yang biasanya sombong, sopan, dan benar-benar akan memukulnya. Namun, dia tidak berniat menjadi sasaran penganiayaan fisik.

Sebelum tangan Li Qianxue bisa mendarat di wajah Su Qingsang, Su Qingsang tidak berpikir dua kali tentang dengan cepat mengulurkan lengannya untuk memblokir pukulan.

Li Qianxue tidak berharap Su Qingsang memiliki keberanian untuk melindungi dirinya sendiri dan kemarahan di wajahnya meningkat. “Su Qingsang …”

“Bibi. “Su Qingsang sangat terkejut dengan serangan itu. Seperti Huo Jinyao, Li Qianxue terbiasa berkuasa atas orang lain, jadi dia memiliki suasana yang otoritatif tentang dirinya.

Selain itu, dia sudah agak takut pada Li Qianxue, jadi melindungi dirinya darinya, sebenarnya, adalah gerakan pertahanan naluriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.