Sugar Glider, Hewan Kecil Yang Menggemaskan

oleh -129 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Beberapa orang menganggap sugar glider mirip seperti tupai. Meski bentuknya mirip seperti tupai, sugar glider sebenarnya masuk dalam klasifikasi marsupialia atau mamalia berkantung seperti koala dan kangguru. Yuk kenalan dengan si kecil yang menggemaskan ini! (Nuri)

Di namakan sugar glider karena dia manis dan bisa terbang, jika kita pisahkan maka artinya menjadi sugar bermakna “gula” dan gula memiliki sifat manis, kemudian glider bermakna “terbang”. Sehingga apabila di satukan sugar glider menjadi si manis yang bisa terbang.

Baca juga: Kumbang Badak, Sang Serangga Perkasa

Apa itu sugar glider

Sugar glider (Petaurus Breviceps) adalah salah satu binatang pengerat yang berasal dari negara kita, yaitu Indonesia atau lebih tepatnya di Papua. Dia termasuk keluarga mamalia kecil, spesies omnivora kelas marsupial yang nokturnal. Artinya hewan ini berkembang biak dengan cara melahirkan dan memiliki ciri-ciri tubuh kecil dan berkantong seperti kangguru. Orang-orang banyak yang menganggap tupai terbang, karena dia memiliki sayap di sampingnya, tapi sebenarnya keduanya sangat berbeda. Perbedaan yang menonjol ada pada bentuk tubuh, warna dan bulunya. Sugar glider terlihat lebih kecil daripada tupai dan juga bulunya lebih halus, bulu ekor lebih ramping serta warnanya jelas lebih indah dari tupai terbang.

Usia sugar glider

Dari segi umur atau usia, sugar glider terbagi menjadi dua, yaitu usia joey dan ada juga usia dewasa. Apa itu sugar glider joey dan dewasa? Joey adalah sugar glider yang masih anakan berumur 0-3 bulan. Selama 0-2 bulan si joey akan tinggal di dalam kantong ibunya seperti anak kangguru dan istilah ini di sebut dengan IP (In Pouch), lalu setelah 2 bulan, si joey akan keluar dari kantongnya dan proses ini di sebut dengan OP (Out Pouch). Sedangkan sugar glider dewasa adalah yang berusia di atas 3-4 bulan, dan jika sudah mencapai 5-6 bulan sudah bisa di kawinkan. Selain itu, sugar glider juga memiliki banyak jenis, mulai dari gray, albino, leucistic, mozaik dan lain-lain.

Cara merawat sugar glider

Ya, hewan ini memang mudah di rawat, sebab tidak membutuhkan tempat yang luas untuk meletakkan kandangnya sehingga tidak memakan tempat. Untuk makanannya pun tidak terlalu menguras kantong, kalian cukup membeli pisang atau bubur bayi sebagai pakannya. Tapi perlu di ingat saat kalian memelihara hewan ini, kalian harus bisa menjaga membersihkan kandangnya supaya tidak bau, dan sering mengajaknya bermain.

Sumber: hobinatang.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.