Apakah Hubunganmu Termasuk Toxic Relationship?

oleh -51 views
source pinterest

ZETIZEN RADAR CIREBON – Toxic relationship adalah jenis hubungan tidak sehat, karena bisa berbahaya secara emosional maupun fisik bagi yang menjalani jenis hubungan ini. Kata “toxic relationship” digunakan untuk menggambarkan hubungan yang dibangun di atas konflik, persaingan, dan kebutuhan seseorang mengendalikan orang lain. Toxic relationship memiliki banyak jenis, di antaranya membohongi pasangan, memanipulasi, memanfaatkan, meremehkan, mengkhianati, dan masih banyak lagi. Apakah hubunganmu termasuk toxic relationship? (stna)

Jika sudah begitu, tulisan itu menyarankan agar kamu mempertimbangkan kembali hubunganmu. Hubungan seperti itu tidak sehat bagi kesehatan mental. Tak peduli seberapa besar rasa cintamu pada pasangan, kamu akan jauh lebih baik tanpa orang toxic itu.

Toxic relationship tidak hanya berlaku dalam hubungan dengan pasangan. Hubungan dengan keluarga, teman, bahkan rekan kerja juga bisa menjadi racun. Dalam toxic relationship, kamu akan terus-menerus merasa sedih, cemas, marah, atau lelah dengan hubungan yang di jalani. Sudah saatnya melakukan refleksi tentang hubunganmu dan fokus dengan hal-hal lain yang lebih penting.

Berikut tanda apakah hubunganmu termasuk toxic relasionship atau bukan.

Mengontrol perilaku

Apakah pasangan kamu sering menanyakan lokasi atau keadaan kamu sepanjang waktu? Hal ini mungkin wajar dilakukan oleh pasangan untuk memastikan kondisi kamu baik-baik saja. Namun, jika pasangan justru menjadi sangat kesal ketika kamu tidak segera menjawab pesan atau telepon, hati-hati ini adalah salah satu tanda awal toxic relationship.

Cemburu berlebihan

Cemburu dengan pasangan sesekali mungkin wajar. Namun, jika rasa cemburu ini terus menerus terjadi tanpa alasan yang jelas, bahkan sampai mengganggu kehidupan dan hubunganmu dengan teman atau kerabat dekat, artinya kamu telah masuk ke dalam hubungan yang toxic.

Berharap pasangan berubah

Tak sedikit orang yang masih bertahan dalam hubungan yang sudang toxic, karena percaya bahwa bila mengubah diri sendiri dan tindakan juga bisa mengubah pasangan menjadi lebih baik. Pada akhirnya, cara ini hanya akan menyiksa atau menyakiti diri sendiri.

Source: Hubungan Seperti Apa yang Bisa Di sebut Toxic Relationship?

Mengabaikan sesuatu yang lebih penting

Jika kamu selalu mengikuti apa pun yang ingin dilakukan pasangan, meskipun kamu tahu hal tersebut bertentangan dengan keinginan kamu bahkan sampai mengabaikan kebutuhan kamu, ini adalah tanda hubungan yang sudah masuk toxic relationship.

Selalu gelisah

Ketegangan dalam hubungan yang terus menerus terjadi bisa membuat kamu gelisah setiap saat. Kondisi ini bisa menjadi indikator bahwa ada sesuatu yang salah. Jika terus di pertahankan, kegelisahan yang berkelanjutan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.

Komunikasi yang tidak baik

Tanda hubungan yang mulai toxic juga ditandai dengan percakapan yang hanya berisi sarkasme, kritik, dan perdebatan. Lama kelamaan, komunikasi seperti ini hanya akan berujung menjadi pertengkaran. Pada akhirnya, kamu mungkin ingin menghindari berbicara satu sama lain karena lelah dengan perdebatan.

Kurang dukungan

Dasar hubungan yang sehat adalah keinginan bersama untuk melihat pasangannya berhasil di semua bidang kehidupan. Jika pasangan kamu justru melihat setiap pencapaian sebagai kompetisi, artinya keadaannya sudah berubah menjadi toxic. Ketika semuanya menjadi kompetisi, kamu pasti merasa tidak didukung oleh pasangan ketika ingin mencapai hal tertentu.

Baca juga: 5 Lagu Penyemangat Berani Keluar dari Toxic Relationship

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.