Beauty is Pain, Tren Fashion Berikut ini Modis Namun Menyiksa Part 1

oleh -45 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sobat Zetizen pasti pernah mendengar kalimat Beauty is pain? Hal ini muncul karena tidak sedikit tren kecantikan yang menyiksa para pemakainya. Seperti hal-hal berikut ini, yuk simak ulasannya. (Nd)

Fashion items berikut sangat terkenal pada masanya. Masyarakat meyakini para wanita yang mengikuti tren tersebut akan terlihat cantik nan rupawan. Bahkan di antaranya masih ada yang populer di jaman sekarang lho

Korset

Tak Disangka, Deretan Trend Fashion Jaman Dulu Ini Ternyata Malah Bisa  Membunuh Manusia
Sumber: Beautynesia

Tren pinggang kecil dan ramping di jaman dulu ternyata sangat orang-orang minati, baik oleh kaum perempuan maupun laki-laki. Korset mulai populer di abad ke -16, dengan menggunakan tulang hewan, kayu, atau baja yang kokoh sebagai bahan penopangnya.

Di era Victoria, perempuan yang tidak mengenakan korset akan direndahkan status sosialnya. Mereka lalu berlomba-lomba mendapatkan pinggang kecil dan ramping dengan memakai korset seketat mungkin. Akibatnya, banyak perempuan di jaman itu menderita sesak nafas, sistem pencernaan terganggu, pendarahan, bahkan sampai meninggal dunia.

Hingga hari ini, penggunaan korset masih wanita lakukan untuk kepentingan fashion dan kesehatan. Korset kini hadir dengan berbagai model dan ukuran, sehingga dapat semua perempuan kenakan bahkan yang punya tubuh curvy

Lotus Foot, the Real Beauty is Pain

1-2-1902: Pelarangan Foot Binding, Kaki Bentuk Lotus yang Memicu Fantasi  Seksual Pria - Global Liputan6.com
Sumber: Liputan6.com

Lotus Foot atau populer juga sebagai Foot Binding, tradisi ini menyebar di masyarakat Tiongkok sejak abad ke-10. Sempat populer di kalangan bangsawan, tren kaki kecil ini kemudian menyebar ke masyarakat umum. Bahkan para perempuan di zaman itu harus memiliki kaki dengan telapak tidak lebih dari 10 cm, supaya mendapat status sosial yang layak dan menjadi syarat wajib perempuan yang ingin menikah.

Kaki yang kecil mereka sebut sebagai lambang kesetiaan seorang perempuan kepada suaminya, bahkan mereka menyebutnya sebagai pemuas hasrat bagi para laki-laki di jaman itu.

Proses foot binding sangat menyakitkan. Tulang telapak kaki diremukkan dan ditekuk ke dalam, kemudian diikat kuat dengan kain. Kuku kaki mereka pun dicabut habis sampai akarnya supaya tidak tumbuh panjang. Proses peremukan kaki dilakukan sejak perempuan berusia 4 tahun hingga dewasa. 

Sumber: Beautynesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.