, ,

Biografi dan Puisi Karya Kitahara Hakushuu

oleh -79 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hakushuu-sensei, sastrawan Jepang paling berpengaruh dan populer di masa sastra Jepang modern. Dan berikut biografi singat serta beberapa puisi Kitahara Hakushuu. (an)

Biografi Singkat

Beliau lahir di kota Yanagawa, prefektur Fukuoka, Jepang pada 25 Januari 1885. Nama asli beliau adalah Kitahara Ryūkichi (北原 隆吉) sedangkan nama pena beliau adalah Kitahara Hakushuu (北原 白秋). Beliau merupakan sastrawan Jepang paling populer dan berpengaruh yang aktif di zaman Taishō sampai zaman Shōwa. Lalu karena beliau lahir di kota Yanagawa, hal tersebut membawa pengaruh ke dalam gaya kepenulisannya.

Kemudian mengenai biografi masa kecil beliau, sayangnya tidak banyak yang terungkap. Namun dari sebuah sumber mengatakan bahwa beliau terlahir sebagai anak sulung dari keluarga pengusaha pembuatan sake. Keluarganya berharap bahwa beliau dapat meneruskan usaha keluarganya tersebut, namun arus telah membawa beliau ke dalam dunia sastra dan berkarier di dalamnya.

Selanjutnya adalah riwayat pendidikan, Hakushuu-sensei mengambil gelar di Sastra Inggris pada tahun 1890-an di Universitas Waseda. Kemudian dari sinilah, beliau memulai profesinya sebagai penulis dan mulai menulis secara profesional.

Kemudian, beliau menjadi bagian dari Shinshisha atau Asosiasi Puisi Baru di awal 1900-an. Beliau menjadi penulis untuk majalah mereka, Myoujou (明星/Morning Star) dan dari sinilah dunia sastra dan para penulis lainnya mulai mengenal nama beliau.

Melihat potensi dari pengaruhnya, beliau mendirikan Gerakan Pan no Kai bersama dengan penulis, seniman, dan penyair lain. Gerakan ini merupakan sebuah relasi sastra untuk memberikan inovasi dalam seni. Beliau juga terkenal karena memperkenalkan kembali bentuk puisi Tanka tetapi dengan gaya baru dan inovatif.

Bahkan mendirikan majalah baru untuk hal tersebut, yaitu Tama. Di tahun-tahun terakhirnya, beliau menjadi tokoh dalam kepenulisan puisi dan turut memengaruhi para penulis baru untuk menemukan inovasi dan gaya dalam menulis. Dengan ketenaran itu pun beliau mendirikan beberapa kelompok puisi dan jurnal puisi serta menjadi mentor bagi banyak penulis modern.

Selanjutnya adalah tahun-tahun terakhir beliau. Saat itu di tahun 1930-an beliau mengetahui bahwa penyakit diabetes parah telah menyerangnya dan membutuhkan perawatan kesehatan. Meskipun begitu, beliau tetap berkarier dalam dunia sastra, menerbitkan karya, menjadi mentor, bahkan bepergian karena pekerjaannya tersebut.

Selanjutnya pada tahun 1937, komplikasi dari penyakit tersebut mulai memburuk hingga mengancam kebutaan permanen, tetapi beliau tetap melakukan kariernya. Namun sayangnya, sebab komplikasi diabetes tersebut beliau wafat pada 2 November 1942 di umur ke-57 tahun.

Sumber: yabai & ana

Puisi

Dan berikut ini adalah beberapa puisi karya beliau. Namun puisi-puisi ini masih dalam bahasa Inggris.

How sad is

The road man must take

The road to prison

The pebbled road down which

a police wagon creaks

Kitahara Hakushuu

I can hear so faintly

My mother and father

Awake

Whispering

Dawn after a snowfall

Kitahara Hakushuu

I climb a hill

With a fish over my shoulder

The purple flowers

In the potato fields

Are now in full bloom

Kitahara Hakushuu

We are well into spring

And I have thought of peonies

For several days now

How many years have passed

Since my eyesight failed?

Kitahara Hakushuu

Sumber: allpoetry

Baca juga: Kelinci Bulan, Mengenal Kisah Fenomenal dari Jepang

Lihat lainnya: Mitos-Mitos Seram dan Populer yang Ada di Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.