Hati-Hati, Malware Baru Sedang Bergentayangan Incar Cryptowallet Kamu

oleh -27 views
Malware Cryptowallet

ZETIZEN RADAR CIREBON – Seiring dengan perkembangan teknologi, rasanya tidak salah bila faktor keamanan merupakan hal yang tak boleh dilupakan. Terlebih saat ini, di mana dunia sedikit demi sedikit mulai beradaptasi dengan cryptocurrency, tentu keamanan bidang cybersecurity harus makin digenjot. (mrg)

Sayangnya, seolah tidak semua orang sejalan dengan persepsi tersebut, kini kami mendapati bahwa ada malware baru yang incar cryptowallet milikmu. Tampak bahwa kini tren dari malware mulai menyasar pasar kripto.

Adanya malware yang incar hampir semua cryptowallet berbasis browser, tampaknya harus jadi prioritas utama bagi developer. Bagaimana tidak, malware yang dinamakan Mars Stealer ini ialah versi upgrade dari trojan yang pernah ada sebelumnya bernama Oski Trojan.

Sumber Informasi

Informasi terkait ini diudarakan oleh malware analyst bernama 3xp0rt, yang berikan detil terkait malware bernama Mars Stealer tersebut. Tidak hanya itu, situs tersebut beberkan apa-apa saja yang menjadi sasaran dari sesuatu yang mengkhawatirkan ini.

Baca juga : Rusia akan Melarang Cryptocurrency

Mars Stealer Malware

Berdasarkan informasi analyst di atas, tampak banyak sekali layanan cryptowallet terkemuka yang terkena imbas dari kehadiran malware tersebut. Di antaranya adalah MetaMask, Nifty Wallet, Coinbase Wallet, Binance Chain Wallet, dan masih banyak lagi yang seolah dihantui. Bila melihat catatan mereka, setidaknya ada 40 cryptowallet yang miliki resiko terkena.

Tidak hanya itu, sang analyst yang merangkap programmer tersebut bahkan katakan bahwa Mars Stealer bisa menembus lapisan two-factor authentication (2FA). Tidak lupa malware ini akan mengambil private keys dari korbannya.

Menariknya, malware tersebut mampu menyerang ekstensi pada peramban yang berbasis Chromium, kecuali satu browser bernama Opera. Artinya, hampir semua peramban yang umum dipakai untuk keperluan berinternet seperti Google Chrome, Microsoft Edge, dan Brave, adalah sasaran empuk.

Cara penyebaran dari malware bernama Mars Stealer ini pun dikabarkan sangat mudah menyebar melalui situs file-hostingtorrent, bahkan aplikasi downloader.

Yang paling menarik adalah bahwa malware ini ternyata memilih-milih mangsanya. Bila bahasa komputer atau laptop yang digunakan korban adalah Kazakhstan, Uzbekistan, Azerbaijan, Belarus, atau Rusia, Mars Stealer akan menghilang sendirinya.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.