Kesalahan Penulis saat Mencari Inspirasi

oleh -35 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Penulis adalah seorang yang mendedikasikan waktunya untuk berbagi apa yang ada dalam kepalanya kepada orang lain. (Robi)

Menuangkan setiap pemikiran kita kedalam sebuah tulisan adalah hal yang terdengar sangat keren. Sesuai dengan anggapannya menulis memang hal yang menyenangkan. Dengan menulis kita bisa mengeluarkan dan mengekspresikan perasaan kita dalam sebuah tulisan. Namun, dari hal tersebut pada kenyataannya menulis tidaklah terdengar semudah itu.

Ada saat-saat tertentu di mana seorang penulis mulai kehilangan inspirasi dan mulai mengalami kesulitan dalam menentukan sebuah ide-ide tentang apa yang ingin mereka buat. Di masa tidak ada inspirasi ada beberapa kebiasaan buruk yang sering dialami penulis dalam mencari inspirasi. Penasaran? yuk intip kesalahan umum yang sering dialami penulis saat mencari inspirasi.

Terbawa Arus Sosmed

Saat mulai kehilangan magisnya saat sedang menulis, terkadang seorang penulis membuka sosmed mereka untuk mencari sebuah Inspirasi. Namun, bukannya mendapatkan informasi yang mereka cari justru malah terbawa arus sosial media.

Hal ini berakibat pada penurunan produktivitas kita saat sedang menulis. Kita terlalu lama dalam bermain media sosial sehingga terkadang kita lupa tujuan awal kita membuka sosmed. Akhirnya kita terus berselancar di dunia maya dan membuang waktu emas kita untuk menulis.

Fokus pada Banyak Topik

Di saat mencari-cari sebuah ide, kadang kita tidak fokus pada gagasan apa yang ingin kita bangun. Hal itu membuat kita asal caplok aja setiap hal-hal yang kita anggap menarik. Ketika kita melakukan hal itu tanpa persiapan yang kurang memadai itu akan membuat kita bingung di tengah proses penulisan kita. Itu disebabkan karena, ketika kita mulai menulis konten yang sekilas kita liat, terkadang hanya tulisan awalnya saja yang membuat kita terkesan tapi pada pages selanjutnya kadang hal itu kurang menarik. Jadinya semangat kita untuk menulis pun kembali turun dan mulai kebingungan untuk mencari ide topik yang lain.

Merevisi Tulisan ketika Mulai Menulis

Ketika seorang penulis menemukan sebuah ide, biasanya mereka mulai langsung menulis ide yang baru mereka dapatkan. Tapi pada saat awal baru menulis khususnya para penulis amatir, mereka banyak melakukan koreksi di awal. Hal tentunya akan membuat penulis kesulitan dalam menyelesaikan tulisannya karena mereka fokus pada masalah awal di saat ide-ide mulai bermunculan. Itu akan membuat kita menghabiskan banyak waktu untuk mengoreksi daripada menyelesaikan tulisan kita.

Baca Juga :Disaat Sebuah Karya Seni Membuat Orang Celaka

Itulah kesalahan yang paling sering dilakukan. Kebiasaan seperti itu dapat menyebabkan banyak kerugian dalam tulisan kita. Berikut beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk mengatasi masalah-masalah di atas

  • Tentukan di awal topik apa yang ingin kita buat ketika hendak menulis. Itu bertujuan agar kita bisa fokus menentukan riset apa yang akan kita cari sehingga kita tidak terbawa arus sosmed
  • Menulis kembali tulisan yang telah kita buat. Dengan menulis kembali tulisan kita, membuat kita bisa fokus menyelesaikan tulisan pertama kita baru setelah itu kita bisa melakukan revisi

Mulai menulis pengalaman pribadi. Menulis pengalaman pribadi dapat menghemat waktu kita. Dengan menulis pengalaman pribadi kita tidak perlu melakukan terlalu banyak riset. Karena apa yang kita tulis adalah apa yang kita alami sendiri dan dapat kita pertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.