Multitasking Ternyata Dapat Pengaruhi Siswa Belajar

oleh -31 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Multitasking dapat membantu siswa memeriksa banyak item pada daftar tugas. Namun, melakukan dua atau lebih tugas pada saat yang sama mempengaruhi kemampuan mereka untuk melakukan tugas tersebut dengan baik. (herdi)

Ketika siswa melakukan banyak tugas, mereka tidak membagi perhatian mereka secara merata antara dua tugas. Sebaliknya, fokus mereka dengan cepat bergeser di antara tugas-tugas.

Pengalihan tugas ini sebenarnya membuat waktu menjadi kurang produktif—membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan dan kesalahan lebih mungkin terjadi. Hal ini dapat menyebabkan nilai yang lebih rendah pada tes dan tugas dan penurunan kinerja akademik.

APA ITU MULTITASKING & BAGAIMANA MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN?

Multitasking dapat berarti banyak hal, termasuk:

  • Melakukan dua atau lebih tugas secara bersamaan (seperti mendengarkan musik sambil belajar)
  • Beralih bolak-balik antara tugas (seperti membaca buku teks dan memeriksa media sosial antar halaman)

Meskipun tampaknya siswa dapat menyelesaikan lebih banyak jika mereka melakukan banyak tugas, penelitian menunjukkan bahwa multitasking yang efektif tidak mungkin di lakukan. Ini karena ada penundaan saat beralih di antara tugas—tindakan beralih di antara dua hal membutuhkan waktu, setiap kali memecah fokus.

MASALAH DENGAN MULTITASKING SISWA

Multitasking saat mengerjakan pekerjaan rumah (atau di kelas) dapat mengganggu kemampuan siswa untuk belajar dan menyerap informasi.

Sudah biasa bagi siswa untuk menonton TV, mendengarkan musik, mengirim SMS ke teman, atau memeriksa media sosial sambil mengerjakan pekerjaan rumah. Alih-alih menyulap tugas secara efektif, pikiran siswa menjadi terganggu dan sebenarnya dapat mengurangi produktivitas hingga 40%.

Gangguan yang datang dengan multitasking membuat siswa sulit untuk fokus kembali. Interupsi sangat sulit bagi siswa yang kesulitan memperhatikan sejak awal (seperti mereka yang berjuang dengan ADD atau ADHD).

APAKAH MULTITASKING DAPAT MENGUNTUNGKAN?

Meskipun manfaat multitasking bagi siswa terbatas, pengalihan tugas yang efektif dapat membantu meningkatkan produktivitas. Jika di lakukan dengan benar, beralih tugas dapat membantu menjaga otak tetap segar.

Jika seorang siswa sering berpindah tugas (yaitu setiap beberapa menit), otaknya mengalami kesulitan untuk memfokuskan kembali dan mudah lelah. Namun, bekerja terlalu lama pada satu tugas dapat memiliki efek yang sama.

Menetapkan tujuan dan mengalihkan tugas ketika siswa telah mencapai tujuan itu membuat pekerjaan lebih produktif dan membantu otak siswa tetap mengerjakan tugas lebih lama. Ini adalah media bahagia antara bolak-balik dengan cepat di antara tugas-tugas dan mencoba fokus pada satu tugas terlalu lama.

5 TIPS MENINGKATKAN FOKUS ANAK (& BERALIH ANTAR TUGAS SECARA EFEKTIF)

  • Sisihkan Potongan Waktu Untuk Mengerjakan Tugas Tertentu: Untuk mengelola daftar tugas yang besar, buat jadwal dengan anak Anda untuk mengatur tugas.
  • Singkirkan Teknologi: Singkirkan teknologi yang tidak di butuhkan sampai tugas-tugas pada jadwal selesai.
  • Bekerja di Tempat yang Tenang: Sangat mudah bagi anak Anda untuk terganggu oleh orang-orang dan kebisingan di sekitarnya.
  • Singkirkan Kekacauan: Mungkin sulit bagi anak Anda untuk fokus pada suatu tugas jika ruang kerja di penuhi dengan tugas dan buku lain.
  • Gunakan Waktu Istirahat Secara Efektif: Istirahat adalah kunci untuk menjaga otak anak Anda tetap efektif dan menghindari kebosanan.

Sumber: Gradepowerlearning

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.