Perhatian Dibutuhkan oleh Orang yang Sedang Marah

oleh -45 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Marah adalah emosi negatif. Tapi, seperti senang atau gembira, perasaan marah membuat orang ingin mencari imbalan, menurut sebuah studi baru tentang emosi dan perhatian visual. Para peneliti menemukan bahwa orang yang marah lebih memperhatikan reward daripada ancaman, kebalikan dari orang yang merasakan emosi negatif lainnya seperti ketakutan. (herdi)

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa emosi mempengaruhi apa yang di perhatikan seseorang. Jika orang yang ketakutan atau cemas di beri pilihan gambar yang bermanfaat, atau gambar yang mengancam, seperti orang yang mengayunkan pisau dengan mengancam. Mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk melihat ancaman daripada gambar yang bermanfaat. Namun, orang yang merasakan kegembiraan adalah sebaliknya—mereka akan mencari hadiah.

Tapi tidak ada yang tahu apakah reaksi itu terjadi karena emosi positif atau negatif, atau karena hal lain, kata Brett Q. Ford dari Boston College, bersama rekannya Tamir, juga dari Boston College. Misalnya, emosi dapat bervariasi dalam hal apa yang ingin Anda lakukan. Ketakutan di kaitkan dengan motivasi untuk menghindari, sedangkan kegembiraan di kaitkan dengan motivasi untuk mendekati. Itu bisa membuatmu ingin mencari hal-hal tertentu, seperti hadiah. Sebuah jurnal dari Association for Psychological Science.

Orang yang marah menghabiskan lebih banyak waktu untuk melihat gambar yang bermanfaat. Yang menunjukkan bahwa jenis bias perhatian visual ini lebih terkait dengan bagaimana emosi memotivasi seseorang daripada apakah itu positif atau negatif. Melihat sesuatu adalah langkah pertama sebelum pikiran dan tindakan yang mengikutiny.

Perhatian memulai seluruh rangkaian peristiwa yang pada akhirnya dapat memengaruhi perilaku. Orang-orang yang merasa bahagia dan bersemangat juga lebih melihat foto-foto yang bermanfaat, tetapi kedua kelompok mungkin bertindak secara berbeda. Orang yang marah mungkin termotivasi untuk mendekati sesuatu dengan cara yang konfrontatif atau agresif. Sementara orang yang bahagia mungkin mengejar sesuatu yang mereka inginkan dengan cara yang berbeda. Cara yang lebih baik—dengan berkolaborasi, bersosialisasi, dan bersahabat.

Sumber: Psychologicalscience

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.