Prosocial Behavior! Kenapa Kita Baik Pada Orang Lain?

oleh -96 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Prosocial behavior adalah perilaku yang di maksudkan untuk membantu orang lain. Tindakan ini di tandai dengan kepedulian terhadap hak, perasaan, dan kesejahteraan orang lain. Perilaku yang dapat di gambarkan sebagai prososial meliputi perasaan empati dan kepedulian terhadap orang lain. (herdi)

Prosocial behavior mencakup berbagai tindakan seperti membantu, berbagi, menghibur, dan bekerja sama. Istilah itu sendiri berasal selama tahun 1970-an dan di perkenalkan oleh para ilmuwan sosial sebagai antonim untuk istilah perilaku antisosial.

Manfaat Prosocial behavior

Selain kebaikan nyata yang di lakukan tindakan prososial untuk penerimanya, perilaku ini dapat memiliki berbagai efek menguntungkan bagi “pembantu”:

  • Efek meningkatkan suasana hati: Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang terlibat dalam prosocial behavior lebih cenderung mengalami suasana hati yang lebih baik. Tidak hanya itu, orang yang membantu orang lain cenderung lebih jarang mengalami suasana hati negatif.
  • Manfaat dukungan sosial: Memiliki dukungan sosial sangat penting untuk melewati masa-masa sulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat memiliki dampak yang kuat pada banyak aspek kesehatan.
  • Efek pengurangan stres: Penelitian juga menemukan bahwa terlibat dalam perilaku ini membantu mengurangi efek emosional negatif dari stres.

Jenis

Sementara prosocial behavior sering di sajikan sebagai dimensi tunggal yang seragam, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada tipe yang berbeda. Jenis-jenis ini di bedakan berdasarkan mengapa diproduksi dan meliputi:

  • Proaktif: Ini adalah tindakan prososial yang melayani tujuan menguntungkan diri sendiri.
  • Reaktif: Ini adalah tindakan yang di lakukan dalam menanggapi kebutuhan individu.
  • Altruistik: Ini termasuk tindakan yang di maksudkan untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan keuntungan pribadi.

Para peneliti juga menyarankan bahwa berbagai jenisnya ini seringkali cenderung di motivasi oleh kekuatan yang berbeda. Misalnya, tindakan prososial proaktif di temukan sering di motivasi oleh tujuan dan popularitas terkait status dalam suatu kelompok. Prosocial behavior altruistik, di sisi lain, lebih terkait erat dengan di sukai oleh teman sebaya dan mencapai tujuan bersama.

Penyebab Prosocial behavior

Perilaku ini telah lama menjadi tantangan bagi para ilmuwan sosial. Para peneliti berusaha untuk memahami mengapa orang terlibat dalam perilaku membantu yang bermanfaat bagi orang lain, tetapi mahal bagi individu yang melakukan tindakan tersebut.

Psikolog menyarankan bahwa ada sejumlah alasan mengapa orang terlibat dalamnya.

Pengaruh evolusioner

Psikolog evolusioner sering menjelaskan prosocial behavior dalam kaitannya dengan prinsip-prinsip seleksi alam. Sementara menempatkan keselamatan Anda sendiri dalam bahaya membuat kecil kemungkinan Anda akan bertahan untuk mewariskan gen Anda sendiri, seleksi kerabat menunjukkan bahwa membantu anggota keluarga genetik Anda sendiri membuat kemungkinan besar kerabat Anda akan bertahan dan mewariskan gen ke generasi mendatang.

Manfaat pribadi

Prosocial behavior sering di lihat sebagai dipaksa oleh sejumlah faktor termasuk alasan egois (melakukan sesuatu untuk meningkatkan citra diri seseorang), manfaat timbal balik (melakukan sesuatu yang baik untuk seseorang sehingga suatu hari mereka dapat membalas budi).

Perilaku timbal balik

Norma timbal balik menunjukkan bahwa ketika orang melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, orang itu merasa terdorong untuk membantu sebagai balasannya.

Sosialisasi

Dalam banyak kasus, perilaku seperti itu di pupuk selama masa kanak-kanak dan remaja ketika orang dewasa mendorong anak-anak untuk berbagi, bertindak baik, dan membantu orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.