Pygmalion Effect! Ekspektasi Meningkatkan Kinerja

oleh -109 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Jika ini adalah pertama kalinya Anda mendengar tentang Pygmalion effect, kami ingin meyakinkan Anda, Pygmalion bukanlah jenis hewan yang tinggal di pohon (bukankah itu nama yang bagus untuk itu?). (herdi)

Atau dikenal sebagai efek Rosenthal, ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hubungan mengejutkan antara ekspektasi yang lebih tinggi dan peningkatan kinerja.

Apa itu Pygmalion effect?

Istilah Pygmalion berasal dari nama seoang pemahat patung legenda Yunani yang jatuh cinta dengan salah satu karyanya. Pygmalion berharap pada Tuhan untuk menghidupkan patungnya hungga pada akhirnyapatung tersebut benar-benar hidup.

Terinspirasi dari kisah Pygmalion ini, ahli psikologi perilaku, Rosenthal dan Jacobson menamai penemuannya mengenai self fullfilling prophecy pada siswa sebagai Pygmalion effect.

Pygmalion effect adalah fenomena psikologis berupa efek ekspektasi interpersonal yang menggambarkan bagaimana ekspektasi seseorang dapat mempengaruhi perilaku. Hal ini juga berfungsi sebagai self fullfilling prophecy atau terwujudnya suatu hal akibat harapan atau ekspektasi. Pygmalion effect biasanya di kaitkan dengan dunia pendidikan dan kerja.

Rosenthal membagikan empat faktor utama yang membantu menjelaskan cara kerja Pygmalion effect:

  • Climate – Perilaku yang hangat dan bersahabat
  • Input – Kecenderungan guru untuk mencurahkan energi untuk siswa khusus mereka
  • Output – Cara guru memanggil siswa tersebut lebih sering untuk mendapatkan jawaban
  • Feedback – Memberikan tanggapan yang lebih bermanfaat kepada siswa yang dianggap ‘istimewa’  

Secara keseluruhan, Pygmalion effect menekankan bahwa impresi atau kesan adalah aspek penting. Apabila kesan yang di terima tidak baik maka dapat meningkatkan risiko perlakuan berbeda yang mungkin tidak adil. Hal ini dapat membuat orang lain kurang termotivasi dan putus asa. Maka di perlukan kebijaksanaan dalam memilih individu yang di percaya.

Bagaimana menghindari mengalah padanya:

1. Luangkan waktu

Luangkan waktu di kalender Anda untuk check-in kemajuan satu-satu khusus dengan anggota tim Anda. Usahakan untuk mengadakan obrolan ini di luar kantor, di kafe lokal, ada sains yang mendukungnya.

2. Ajukan pertanyaan yang lebih baik

Awal dari pertanyaan yang lebih baik adalah menanyakan pertanyaan yang ada di bawah percakapan yang Anda lakukan.

3. Muncul dengan energi yang tepat

Beberapa orang menyalakan sebuah ruangan ketika mereka masuk ke dalamnya, di mana orang lain menyalakan sebuah ruangan ketika mereka keluar darinya… Anda memilih yang mana yang Anda inginkan.

4. Kenali mereka

Cari tahu apa kekuatan mereka, apa yang menerangi mereka dan biarkan mereka memasukkan hal-hal itu ke dalam beban kerja mereka sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.