Review Film Horor “Texas Chainsaw Massacre”

oleh -110 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Horor. Texas Chainsaw Massacre merupakan film 2022 yang di angkat kembali dari judul yang sama dan sudah tayang pada tahun 1974 lalu. Film ini mengisahkan tentang seorang pria yang mengalami gangguan mental dan memiliki sebuah kelainan. (ezy)

Film yang dahulu di bintangi oleh Marilyn Burns, Paul A. Partain, Edwin Neal, Jim Siedow, dan Gunnar Hansen, merupakan cerita yang sebagian besarnya hanya fiksi. Namun, hingga saat ini, The Texas Chain Saw Massacre masih di anggap sebagai salah satu film horor yang paling mengerikan dan berpengaruh atas lahirnya film horor senada.

Sipnosis Texas Chainsaw Massacre

Tokoh utama dalam Texas Chainsaw Massacre versi yang baru adalah Melody (Sarah Yarkin) bersama saudarinya, Lila (Elsie Fisher, yang debut dalam Eighth Grade yang di puja-puja). Dua kakak beradik ini datang ke Texas bersama teman-temannya. Tujuannya? Tentu saja bukan staycation. Muda-mudi ini sudah paham melihat peluang bisnis dan berencana untuk menjadikan sebuah kota yang kosong untuk menjadi tempat baru yang hip dan kekinian.

Sumber: Sekuel dari The Texas Chain Saw Massacre 1974, Texas Chainsaw Massacre Kembali Meneror di Netflix

Tentu saja, mereka tidak tahu Leatherface atau apa yang terjadi 50 tahun yang lalu. Namun mereka akan segera bertemu dengannya, terutama ketika Dante (Jacob Latimore) menemukan bahwa masih ada sebuah rumah yang berbendera South Army. Dante dan teman-temannya masuk ke dalam rumah dan meminta pemilik rumah, Ginny (Alice Krige), untuk menurunkan bendera. Akibat konflik ini, Ginny dibawa ke rumah sakit dan akhirnya membunuh Ginny.

Kematian Ginny tentu saja berpengaruh pada “anak asuh”-nya yang ternyata tak lain dan tak bukan adalah Leatherface. Marah dan sakit hati, dia mulai menghabisi semua yang ada di ambulans. Tidak butuh waktu lama bagi Leatherface untuk kembali ke rumah, mengambil lagi gergaji mesinnya dan bersiap untuk memotong-motong orang lagi.

Texas Chainsaw Massacre memang bukan horor yang baik. Ia juga terasa seperti “menghianati” warisan Tobe Hooper. Tapi sebagai tontonan santai di hari Senin, Texas Chainsaw Massacre mungkin bisa menjadi penyemangat kerja. Tidak ada yang lebih seru daripada menyaksikan Leatherface membantai semua Gen-Z yang ketika bertemu dengan orang aneh yang membawa gergaji mesin malah memutuskan untuk Instagram live. Untuk itu saya berterima kasih kepada Leatherface.

Lihat juga: Review Film Fistful of Venegeance di Netflix

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.