Speak Up Jadi Lebih Mudah dengan 6 Tips Berikut

oleh -140 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Dalam sebuah organisasi ada dua tipe manusia. Tipe pertama adalah tipe yang selalu menyuarakan apa yang ada di pikirannya dan tipe yang kedua adalah tipe yang selalu menyimpan semua ide-ide itu untuk dirinya sendiri. Kebanyakan orang yang baru masuk dalam sebuah organisasi cenderung menjadi tipe kedua dan tidak berani speak up. (herdi)

Wajar baginya untuk tidak berani speak up karena masih dalam fase beradaptasi pada lingkungan barunya. Tapi dari sini kelihatan mana tipe yang sudah berpengalaman dalam organisasi dan mana yang masih baru. Bukan mendiskriminasikan orang yang baru dalam organisasi. Namun orang yang berpengalaman juga pernah mengalami saat-saat tidak berani speak up. Dan berikut adalah tips bagi kamu yang masih sulit speak up.

1.      Pertimbangkan motif Kamu.

Apakah niat Kamu untuk berbuat baik? Dan, apakah Kamu berbicara untuk mengatasi kesalahan pada diri sendiri atau orang lain. Jawaban-jawaban ini akan memberikan keberanian untuk speak up jika benar.

2.      Bangun keberanian Kamu untuk skenario tertentu

Di butuhkan keberanian yang berbeda untuk speak up, untuk memberikan komentar pada suatu hal atau berpendapat. Satu hal yang dibutuhkan semua skenario ini adalah bertindak seolah-olah Kamu percaya diri, apa pun yang sebenarnya Kamu rasakan. Keyakinan dan keberanian muncul melalui tindakan seolah-olah Kamu tidak takut, bahkan ketika Kamu takut.

3.      Pertimbangkan tujuannya

Apakah Kamu perlu mengoreksi yang salah atau hanya membuat seseorang sadar untuk manfaat di masa depan. Memahami tujuan Kamu membuatnya lebih mudah untuk merasa nyaman dengan tugas itu.

4.      Ketahui batasan Kamu

Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa kita lakukan seperti mengambil laba-laba itu..Membangun kepercayaan diri.. Memiliki kepercayaan diri memungkinkan Kamu untuk memercayai kemampuan dan diri Kamu sendiri, dan menyadari bahwa Kamu lebih dari sekadar ketakutan Kamu. Ketika Kamu memiliki kepercayaan diri, Kamu akan lebih mudah mengambil tindakan berani. Belajar memiliki kepercayaan diri membutuhkan latihan.

5.      Ingat kesombongan dan kepercayaan diri itu berbeda

Seseorang yang benar-benar percaya diri dapat mendengarkan orang lain dan menangani kritik dengan anggun, karena mereka tahu kritik itu tidak ditujukan pada orangnya, tetapi pada tindakan atau kata-katanya .

6.      Pertimbangkan pendekatan Kamu

Menyerang? Kemudian takut, itu mempertinggi indra. Pertahanan, takut lagi untuk alasan yang sama. Mudah-mudahan, Kamu akan cukup takut untuk mempertimbangkan kembali.

Jangan berhenti dan berdiri di depan orang yang Kamu coba bantu, berjalanlah di sampingnya. Tidak hanya secara harfiah. Jangan duduk di seberang meja dari orang yang Kamu coba bantu, duduklah di sampingnya. Tidak hanya secara harfiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.