9 Jenis Kecerdasan yang Manusia! Mana Punyamu?

oleh -113 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Selama ini kita mengira bahwa hanya ada 4 jenis kecerdasan, yaitu Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), Spiritual Spiritual Quotient (SQ) dan Physical Quotient (PQ). Singkatnya, kecerdasan IQ berkaitan dengan kemampuan manusia untuk memperoleh pengetahuan dan kemudian menggunakannya untuk memecahkan masalah secara ilmiah. (herdi)

Namun lebih dari itu, menurut seorang psikolog Amerika, Howard Gardener (1998), ada 9 jenis kecerdasan. Apa sajakah 9 kecerdasan itu dan kecerdasan jenis apa itu?

1. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan naturalis adalah kemampuan manusia untuk membedakan antara makhluk hidup dan kepekaan terhadap fitur lain dari alam. Kemampuan ini jelas berharga di masa lalu evolusioner kita sebagai pemburu, pengumpul, dan petani; Itu terus menjadi sangat relevan untuk peran seperti ahli botani atau juru masak yang memiliki kecerdasan semacam ini. Bagi mereka yang memiliki kecerdasan seperti ini, biasanya mereka sangat peduli terhadap lingkungan.

2. Kecerdasan musik

Kemudian ada kecerdasan musikal adalah kemampuan membedakan nada, irama, dan nada warna. Jenis kecerdasan ini memungkinkan kita untuk mengenali, menciptakan, mereproduksi, dan merenungkan musik, seperti yang ditunjukkan oleh komposer, konduktor, musisi, vokalis, dan pendengar yang sensitif.

3. Kecerdasan Logis-Matematika

Kecerdasan logis-matematis adalah kemampuan untuk menghitung, mengukur, mempertimbangkan proposisi dan hipotesis, dan melakukan operasi matematika secara lengkap. Dengan kecerdasan ini memungkinkan kita untuk memahami hubungan antara penggunaan pemikiran simbolik abstrak; keterampilan berurutan; dan pola berpikir induktif dan deduktif.

4. Kecerdasan Eksistensial

Lanjut ke jenis selanjutnya, kepekaan dan kapasitas untuk menangani pertanyaan mendalam tentang keberadaan manusia, seperti makna hidup, mengapa kita mati, dan bagaimana kita sampai di sini.

5. Kecerdasan Interpersonal

Kemudian ada kecerdasan interpersonal adalah kemampuan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Ini melibatkan komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif, kemampuan untuk mencatat perbedaan antara lain, kepekaan terhadap suasana hati dan temperamen orang lain, dan kemampuan untuk menghibur berbagai perspektif.

6. Kecerdasan Kinestetik-Tubuh

Kecerdasan kinestetik tubuh adalah kemampuan untuk memanipulasi objek dan menggunakan berbagai keterampilan fisik. Jenis kecerdasan ini juga melibatkan rasa waktu dan kesempurnaan keterampilan melalui penyatuan pikiran-tubuh. Seperti atlet, penari, ahli bedah, adalah contoh orang yang memiliki kecerdasan kinestetik tubuh yang berkembang dengan baik.

7. Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk berpikir dalam kata-kata dan menggunakan bahasa untuk mengungkapkan dan menghargai makna yang kompleks. Lalu jenis kecerdasan ini memungkinkan kita untuk memahami urutan dan arti kata-kata dan menerapkan keterampilan meta-linguistik untuk mencerminkan penggunaan bahasa kita.

linguistik adalah kompetensi manusia yang paling banyak dimiliki dan terbukti dalam penyair, novelis, jurnalis, dan pembicara publik yang efektif.

8. Kecerdasan Intra-pribadi

Kecerdasan intra-personal adalah kemampuan untuk memahami diri sendiri dan pikiran serta perasaan seseorang, dengan menggunakan pengetahuan itu dalam merencanakan dan mengarahkan hidup seseorang.

intrapersonal tidak hanya melibatkan harga diri, tetapi juga kondisi manusia. Hal ini dibuktikan oleh para psikolog, pemimpin spiritual, dan filosof.

9. Kecerdasan Spasial

Kecerdasan spasial adalah kemampuan berpikir tiga dimensi. Dan bisa dikatakan kapasitas inti meliputi pencitraan mental, penalaran spasial, manipulasi gambar, keterampilan grafis dan artistik, dan imajinasi aktif.

Pelaut, pilot, pematung, pelukis, dan arsitek semuanya menunjukkan kecerdasan spasial. Profesi berikut, orang-orang muda yang memiliki kecerdasan seperti ini mungkin terpesona oleh labirin atau teka-teki gambar, atau menghabiskan waktu luang dengan menggambar atau melamun.

Sumber: Filanesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.