Alat dan Bahan untuk Merajut

oleh -129 views
source: pinterest

ZETIZEN RADAR CIREBON – Merajut adalah proses membentuk suatu barang atau perlengkapan busana dari bahan dasar benang dengan tujuan bernilai pakai. Berbeda dari menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya menggunakan sehelai benang. Sebelum mulai merajut, kamu perlu mengetahui dulu alat dan bahan yang diperlukan untuk merajut alat dan bahan yang diperukan. (stna)

Baca juga: Teknik Dasar Merajut untuk Pemula

1. Jarum Rajut

Hook/Hakken/Hakpen

Jarum rajut atau hakpen di gunakan sebagai alat untuk membentuk rajutan dengan cara mengaitkan sebuah benang sesuai pola. Ada banyak ukuran hakpen yang bisa kamu gunakan. Setiap ukuran yang tertera di jarumnya menandakan lebar dari pengaitnya. Ukuran pengait yang kita gunakan akan mempengaruhi kerapatan dari hasil rajutan kita.

Berikut benang dan ukuran hakpen yang di sarankan:
1. Nomor 1/0 untuk benang katun ukuran 5.
2. Nomor 2/0 atau 3/0 untuk benang katun nomor 10, benang rayon, benang wol 2 ply, benang wol lokal.
3. Nomor 4/0 atau 5/0 untuk benang katun nomor 10/30, benang wol 4 ply, benang softly cotton 4 ply
4. Nomor 5/0 atau 6/0 untuk benang softly cotton 5/6 ply, benang katun nomor 30
5. Nomor 6/0 atau 7/0 untuk benang softly cotton 8 ply
6. Nomor 7/0 atau 8/0 untuk benang wol katun tebal (soft worsted yarn, benang bulky 10-12 ply)

Jarum Tapestry

Jarum sulam atau jarum tapestry pada umumnya berukuran lebih panjang daripada hakpen dan bagian lubangnya jauh lebih besar daripada jarum jahit. Bagian ujungnya tidak seruncing jarum jahit biasa dengan diameter mulai dari 1,25 mm. Berbeda dengan jarum rajut lain, jarum tapestry di gunakan untuk memasukkan ujung benang akhir pada rajutan sebelum finishing. Jarum tapestry ini juga berguna untuk menggabungkan dua atau lebih lembaran rajutan yang sudah jadi (mattress stitch).

Jarum Breien/Knit

Ada 2 macam jarum breien/knit. Single pointed needle, satu ujung runcing dan ujung pasangannya berbentuk bulat besar atau bentuk lainnya yang berfungsi untuk mencegah benang tergelincir. Kemudian, ada double pointed needle, dimana kedua ujung jarum runcing (tanpa ada penahan bentuk bulat/lainnya di pangkal jarum), dan merupakan jarum rajut yang tertua. Berbeda dengan hakpen, satu paket jarum knit terdiri dari sepasang jarum. Kedua jarum tersebut harus dipegang bersamaan dengan tangan kiri dan kanan.

2. Benang Rajut

Benang merupakan bagian penting dalam hal merajut. Karena ini merupakan bahan utama yang mempengrauhi kualitas hasil rajutan kita. Ada berbagai jenis benang rajut yang dijual di pasaran, antara lain kinlon atau minlon, wol kenari, katun, nilon, akrilik, akrilik linen, dan polyester.

Sebaiknya kamu memilih benang jenis katun karena lebih mudah di temukan dan terdiri dari beragam warna. Tips merajut untuk pemula menyarankan kamu memilih benang berwarna cerah seperti kuning, putih, hijau muda, dan biru muda karena warna-warna tersebut mempermudah kamu untuk mengidentifikasi lubang tusukan pada rajutan.

3. Gunting

Usahakan untuk menggunakan gunting yang masih tajam. Fungsi utama dari gunting ini adalah untuk memotong benang pada proses penggantian warna benang maupun akhir kegiatan merajut.

4. Peniti Rajut

Alat penanda tusukan ini berbentuk peniti plastik, yang digunakan untuk menandai tusukan rajutan dalam sebuah baris dan tidak akan copot sementara kamu terus merajut. Gunakan alat ini untuk menandai kenaikan atau penurunan pada pola rajutan. Bisa juga digunakan untuk menandai kesalahan yang harus dibetulkan nanti atau menggabung tusukan yang sudah kamu rajut agar tidak jatuh.

5. Lem Tembak/Lem Perekat

Lem perekat di perlukan untuk menempelkan aplikasi maupun bahan-bahan lain yang di butuhkan untuk mempercantik dan memperindah tampilan hasil rajutan.

6. Jarum Jahit

Jarum jahit kita butuhkan untuk menyimpan atau menyelipkan sisa benang rajut agar terlihat lebih rapi. Selain itu jarum jahit ini juga apat digunakan untuk menempelkan aplikasi rajutan sebagai aksesoris maupun memasang zipper pada rajutan dompet atau tas. Di sarankan untuk menggunakan jarum jahit yang berlubang besar.

7. Meteran Kain

Meteran kain adalah alat ukur dengan bentuk menyerupai pita dan termasuk alat ukur penting yang harus dimiliki ketika akan merajut. Alat ukur ini terbuat dari bahan yang mampu mengikuti bentuk tubuh yang diukur. Selain itu, meteran kain tidak mudah mulur dan menawarkan banyak pilihan warna. Umumnya pada meteran kain terdapat satuan sentimeter dan satuan inchi.

Baca juga: Merajut Hobi Baru di Masa Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.