Alur Singkat Dr.Romantic Episode 1

oleh -43 views
dr.romantic

ZETIZEN RADAR CIREBON – Alur Singkat Dr.Romantic Episode 1 – Pada episode pertama ini, di mulai dengan anak laki-laki Dongju yang merasa putus asa memohon seseorang untuk menyelamatkan ayahnya yang sekarat, yang telah menunggu berjam-jam untuk perawatan. Namun dia tidak pernah mendapatkan bantuan yang dia butuhkan, dan meninggal di UGD. (Dheva)

Di dekatnya Dr. Do Yunwan keluar dari ruang operasi untuk memberi tahu keluarga anggota dewan bahwa operasi itu berhasil. Dongju marah berteriak pada Dr. Do, menegaskan bahwa ayahnya tiba di depan anggota dewan dan seharusnya di rawat lebih dulu.

Dia bergegas maju meyerang, namun segera tertahan ketika Dr. Do menatap tanpa ekspresi. Yongju kembali ke ruang gawat darurat dengan tongkat logam, dan mulai mendatangkan malapetaka pada segala sesuatu yang terlihat, sebagai pembayaran atas ketidakadilan yang dia rasakan.

Seorang pria misterius Teacher Kim memasuki tempat kejadian, dia melucuti anak laki-laki itu. Dia mengeluarkan jarum suntik dan dengan cepat menyuntik Dongju. Saat Yongju membuka matanya, Teacher Kim mengatakan kepadanya jika dia ingin membalas dendam terhadap orang-orang yagn membuatnya sakit, dia harus menjadi manusia lebih baik daripada orang-orang itu.

Jangan membalas dengan kemarahan namun dengan keterampilan. Di tahun 2011, Dongju telah dewasa dan kini dia adalah seorang dokter. Di tempat lain, dokter ER berpengalaman Seojung menerima kabar terbaru mengenai magang jenisu baru yang baru saja muncul yang tidak lain adalah Dongju.

Selain itu, kabar di sekitar blok bahwa magang ini tidak terlalu memperhatikan senioritas, dan dengan bebas berbicara pada seniornya. Suatu ketika staff bergegas menilai cedera para pendatang baru, Dongju berlari keluar bergabung bersama mereka, saat seorang siswa berteriak padanya baha Ibunya datang lebih dulu dan membutuhkan perhatian medis.

Ini adalah refleksi masa lalunya, dia berusaha untuk memanggil Seojung, namun dia memiliki pasien lain dan meneisnya. Seojung berteriak padanya bahwa kondisi pasien ini lebih kritis. Seketika seseorang pria dengan batang logam menancap di perutnya berguling di UGD. Saat di ruang bedah, Dr. Mun, mengoperasi lain.

Memanfaatkan ponsel yang terhubung, Seojung berbicara dengan Dr. Mun mengenai kasus ini. Mun menginstruksikan Seojung melakukan FAST () yang akan memberikan USC cepat terhadap pasien, guna memeriksa pendarahan internal yang mungkin terjadi dan juga menstabilkan vitalnya.

Saat Seojung dan tim mempersipakn FAST, kebodohan mengejutkan datang saat salah satu staf rumah sakit menabrak paramedis yang memegang beton sehingga dia menjatuhkannya. Seojung linglung, timnya meneriakinya untuk sadar, termasuk Dr.Mun yang marah berteriak padanya untuk menjag apasien tetap hidup.

Seojung segera menangani pasien memotong tepat ke dada pasien dan kemudian meamksa tangannya untuk masuk melalui lubang. Dia mengambil arteri untuk menghentikan pendarahn, dan gerakan berani ini menstabilkan vital pasien.

Krisis awal dapat dihindari, mereka membawa pasien menuju OR dengan Seojung naik, tangannya yang masih menempel di dalma perut pasien, ketika Dongju melihatnya kagum. Di kafetaria, Seojung memberi tahu Dong-joo bahwa di UGD bukan mengenai siapa yang datang lebih dulu, namun siapa yang membutuhkan bantuan terlebih dahulu.

Dia mengakui bahwa dia yakin pasiennya tidak membutuhkan perhatian segera, dan juga sama sekali tidak sengaja mengabaikan Dong-joo untuk melakukan “pertunjukan.”

Suatu ketika pasien demam datang dengan keluhan nyeri dada, dan Dongju memerintahkan EKG guna memeriksa aktivitas listrik jantungnya, namun ketika punggungnya diputar, pasien mengalami serangan jantung. Dongju melakuakn CPR, dan salah satu staf merekomendasikan memanggil Seojung, namun dia mengabaikannya.

Akhirnya Seojung tetap datang, menebak pasien mengelami miokarditis, serangan jantung mendadak. Ketika dia memberikan CPR, dari sudut matanya dia melihat keluarga pasien menangis. Bertekad, Seojung meminta ECMO, mesin yang memungkinkan memperpanjang hidup pasien dengan meniru jantung dan paru-paru.

Rekan kerjanya menganggapnya gila, sebab jelas mereka tidak mempunyai wewenang untuk menelpon seperti itu. Mereka diharuskan menunggu senior. Seojung bersumpah mengambil tanggung jawab penuh. Dia mengambilnya sendiri, namun dia dikejutkan dengan Donju sudah ada disana menggulung mesin tersebut ke arahnya. Mereka bekerja dengan cepat menghubungkan kateter ECMO menuju arteri pasien.

Segera mereka menangani pasien bersama hingga akhirnya senior mereka muncul, dan setelah memastiakn bahwa pasien dalam kondisi baik-baik saja, dia memanggil Soejung untuk beberapa teguran. Saat Seojung dimarahi, Dongju telah mendengar semuanya dan melihat.

Dongju lalu mendapati Seojung sendnirian di ruang penyimpanan, mengatakan pada dirinya sendiri bahwa Seojung telah melakukan hal benar. Dongju menghampirinya mengakui abhwa dia menyadari usai mennyaksikannya hari ini, betapa kurang dia sebagai dokter.

Dia mengatakan lagi bahwa untuk tidak takut. Beberapa saat kemudian di malam itu, Dong-joo melihat Seo-jung menunggu di luar menunggu tumpangan, dan bergabung dengannya.

Dongju menjelaskan bahwa dia mungkin jatuh cinta padanya di saat itu Seojung meraih arteri dan berguling ke OR dengan kehidupan seorang pria secara harfiah di antara ujung jarinya. Seojung emgnatakna bahwa dia sudah bersama seseorang.

Dr. Mun lewat dengan mobilnya di saat yang tepat. Seojung emmberi tahu Donju bahwa dia telah menjalin hubungan serius dengan Dr.Mun. Dr Moon mengemudi di tengah hujan, Dia kemudian mengeluarkan cincin berlian menyelipkannya di jari telunjuk, menyarankan agar mereka menikah setelah Seojung menyelesaikan residensinya.

namun segera mereka di hantam truk besar yang meluncur ke arah mereka. Kembali ke rumah sakit, Dong-joo menerima kabar mengenai kecelakaan Seo-jung. Segera setelah itu, Seo-jung tidak sadar di gulingkan ke UGD dengan tandu dengan Dr. Moon di belakangnya, yang memegangi kepalanya.

Dongju membawa Seojung pergi untuk CT Scan saat Seojung sadar kembali. namun Seojung menuntut agar Dongju memeriksa Dr.Mun sebab kepalanya terbentur keras selama kecelakaan terjadi. Dongju pergi ke bawah, melihat Mun berbicara dengan perawat.

Mun menanyakan kondisi Seojung, namun Dongju pergi begitu saja. Ketika dia keluar, Mun tiba-tiba jatuh ke lantai di belakangnya, dan Dongju menyadari dia telah membuat kesalahan besar. Dr. Mun meninggal sebab pendarahn otak dan semua staff rumah sakit menghadiri pemakamn Selanjutnya Dongju pergi memeriksa Seojung namun dia telah menghilang dari kamarnya.

Seojung ternyata sedang mendaki dengan lengannya yang patah dalam gendongan. Namun dia tersandung dan jatuh ke bawah bukit, melukai pergelangan kakinya. Malam tiba, seorang pria berjalan melalui hutan yang gelap saat dia melihat senter Seojung di kejauhan.

Dia mendapati Soejung pingsan di tanah dan segera dia memeriksa cedera dan meremas pergelangan kakinya untuk meluruskan kembali.Pria itu adalah Teacher Kim. Teacher Kim lalu mengangkatnya ke punggungnya dan membawa dia turun gunung.

Baca juga : Alur Singkat Love Revolution Episode 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.