Daftar Game yang Bisa Menggunakan Mod Seenak Jidat (Part 1)

oleh -84 views
Game Mod

ZETIZEN RADAR CIREBON – Keberadaan modding community adalah salah satu keunggulan yang di miliki oleh PC. Dengan Mod, game tak hanya sekedar di beri tweak atau fix selagi menunggu patch official dari developer, namun juga memberikan konten baru secara gratis untuk game tersebut. Konten baru ini terkadang bersifat hanya untuk lucu-lucuan semata atau juga bisa memberikan game yang baru yang nantinya di jadikan standalone game dari developer mod tersebut. (mrg)

Beberapa game memiliki mod community yang besar, yang membuat gamer bisa dengan puas mengotak-atik game mereka dengan kumpulan mod yang ada hingga mencapai titik di mana gamenya tidak mau lagi launch atau crash. Membuat pemain tersebut harus pusing sendiri mencari tahu mod apa yang membuat game mereka bermasalah tersebut. Inilah yang akan di bahas di list satu ini, game-game dengan komunitas modder yang besar yang membuatmu terus-terus menge-mod game tersebut sampai crash.

Kira-kira game apa saja itu? Berikut adalah daftar game yang bisa di mod seenak jidat kita.

Baca juga : Masha Tank Terlalu Overpower!? Simak Rahasianya!

Elder Scroll Series

Bethesda dan modding community sudah bagaikan Yin dan Yang di PC gaming, dan semuanya bermulai dari seri ketiga dari game RPG ini berjudul Morrowind. Setelah keberadaan game tersebut, komunitas modding seri RPG ini terus tumbuh karena mereka bebas untuk membuat konten mereka sendiri di tambah dengan Bethesda terus memperbarui mod tools mereka. Di seri kelima game ini sendiri yaitu Skyrim mencapai hampir 50 ribu mod di Nexusmod dan lebih dari 1 milyar download.

Tak hanya keberadaan mod ini membuat vanilla game terasa hampa jika tidak dikasih satu mod saja, keberadaan komunitas modding yang luas ini juga membuat seri RPG ini menjadi game paling konyol di dunia karena belasan ribu mod yang tujuannya hanya untuk lelucon semata.

Kepopuleran mod di The Elder Scrolls ini bahkan pernah membuat Valve ingin membuat kebijakan “mod berbayar” di Steam yang tentunya mengundang kontroversi. Tak hanya hal tersebut membuat mod menjadi “DLC dari komunitas gamer” dan menjadi cara mudah para developer serta Valve untuk mengisi dompet mereka tanpa usaha banyak, keberadaan mod berbayar ini juga merusak citra komunitas modding yang hanya membuat mod untuk bersenang-senang atau melatih skill programming mereka. Untungnya Valve masih mau mendengar konsumennya dan membatalkan kebijakan tersebut, rip 2015-2015 paid mods.

Baca juga : Rekomendasi Legends Apex Legends Mobile untuk Pemula (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.