Kehebatan Tersembunyi Bangsa Sparta

oleh -61 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bangsa sparta merupakan bangsa yang sangat terkenal bahkan hampir seluruh penjuru dunia pernah mendengar kisah bangsa sparta.(Robi)

Kehebatan bangsa sparta memang sangat terkenal terlebih kita dapat melihat gambaran sekilas kehebatan bangsa sparta dalam film 300. Sangar, kuat, dan berbadan besar bukanlah hal yang asing bagi para prajurit sparta. Oleh karena itu yuk intip lebih dalam tentang bangsa sparta.

Bangsa Sparta dan Prajurit Spartan

Polis Sparta merupakan polis yang berada di Semenanjung Peloponesos. Polis ini didominasi oleh bangsa Doria yang menaklukkan Yunani di bagian selatan. Para bangsa penakluk (Doria) kemudian menduduki daratan rendah yang subur di Laconia. Bangsa yang mengalami kekalahan dari sparta nantinya akan menjadi kelas rendah dalam sistem sparta.

Sparta dapat dikatakan sebagai polis yang menganut sistem aristokratis militer. Tidak mengherankan bahwa polis ini kebanyakan berisi tentara Spartan. Anak-anak yang berusia 7 tahun sudah mulai didoktrin terkait ajaran Spartan. Bagi anak yang terlahir cacat, akan dibuang di sebuah gua karena dianggap beban. Polis ini sangat menekankan latihan militer yang disiplin kepada masyarakatnya.

Sistem Pemerintahan

Negara ini dipimpin oleh 2 orang raja. Namun, setiap raja memiliki wewenang yang berbeda. Terdapat raja yang memimpin negara dalam angkatan perang dan raja yang lainnya mengepalai negara dalam upacara keagamaan.

Selain raja, Sparta juga memiliki badan khusus untuk menjalankan pemerintahan, yaitu Ephor. Ephor merupakan badan pekerja atau dapat kita istilahkan sebagai kabinet dalam konteks sekarang. Ephor terdiri dari 5 orang yang dipilih oleh majelis. Adapun tugas-tugas Ephor, yakni mengurusi urusan dalam dan luar negeri, menunjuk duta, dan berkuasa terhadap budak. Selain itu, Ephor juga memiliki kewenangan dalam hal peradilan.

Majelis dalam Polis Sparta disebut sebagai Apella. Apella bertugas untuk memilih 5 orang Ephor. Apella bertugas dalam ranah legislatif, seperti mengawasi jalannya pemerintahan agar sesuai dengan undang-undang.

Selain itu, ada pula badan yang bernama Gerusia, semacam senat dalam pengertian saat ini. Gerusia terdiri dari 28 orang bangsawan yang bertugas sebagai penasihat raja. Gerusia juga memiliki tugas dalam mempersiapkan rancangan undang-undang.

Kasta dalam Bangsa Sparta

Pada dasarnya, bangsa Doria yang datang di Tanjung Pelopnesos jumlahnya lebih sedikit dengan bangsa yang telah mendiami daerah tersebut. Karena alasan politis bahwa bangsa Doria harus berkuasa, terciptalah sistem negara aristokratis militer agar bangsawan Doria tidak mengalami kudeta.

Dengan begitu, Sparta membagi masyarakatnya menjadi 3 kelas sosial, yaitu spartiates/citizen, periokoi, dan hellots.

1. Spartiates

Kelas ini berada pada status sosial tertinggi. Jumlah Spartiates hanya berkisar 5-10% dari jumlah penduduk Polis Sparta. Mereka adalah bangsa Doria yang menjabat sebagai bangsawan dan petinggi. Hanya Spartiates-lah yang boleh menjadi tentara. Mereka juga memiliki hak untuk dipilih dan mimilih dalam menduduki jabatan.

2. Periokoi

Secara istilah, periokoi atau perioeci berarti tetangga. Mereka adalah bangsa Doria yang tinggal di daerah pinggir kota atau pedesaan. Kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai petani atau buruh bebas. Periokoi tidak mempunyai hak politik dan tidak berhak menikah dengan salah seorang spartiates.

3. Hellots

Hellots adalah budak dan tidak memiliki kebebasan. Mereka bekerja sebagai petani, buruh, atau pekerja domestik. Berbeda dengan periokoi yang memiliki kebebasan, hellots bekerja untuk tuan mereka.

SC: Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *