Fakta Menarik Sultan Jalaludin Akbar #2

oleh -111 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Jalaludin Akbar sebagai seorang sultan setelah mendapatkan kuasa penuh atas Mughal, Sultan Jalaluddin Muhammad Akbar menjalankan berbagai usaha-usaha selama ia memerintah.

Metode Politk

Dalam bidang politik ia menerapkan Politik Sulakhul(Toleransi Universal), Kemudian aspek keagamaan ia menciptakan rumah Ibadat Khana yang digunakan untuk diskusi keagamaan dan situasi kerajaan dan juga ia menciptakan Din-i-Ilahi yang menjadikan situasi kerajaan pada saat itu sangat sinkretik, dalam aspek sosial budaya ia menghasilkan hasil karya yang sangat besar yaitu membentuk bahasa Urdu yang sekarang dipakai di Pakistan.

Istri-Istri Sultan Jalaludin Akbar

Sultan Jalaluddin Muhammad Akbar memiliki beberapa istri atau pasangan

yakni Ruqaiya Sultan Begum, Salima Sultan Begum, dan Jodha Bai yang kelak di kenal dengan Mariam uz-Zamani. Mariam Uz-Zamani adalah gelar yang

di berikan para penguasa kerajaan Mughal kepada istri raja yang telah melahirkan anak untuk menjadi pewaris tahta kerajaan Mughal.

Keturunan Raja Jalal

Sebagai seorang suami Ia memiliki beberapa anak di antaranya

adalah Hassan Mirza, Hussain Mirza, Nuruddin Muhammad Salim (Jahangir) yang menjadi raja setelahnya, Khanum Sultan Begum, Sultan Murad Mirza, Daniyal Mirza, dan Aram Banu Begum.

Ia juga memiliki sifat toleransi yang besar di mana ia memperbolehkan istri-istrinya dan perempuan-perempuan Harem di India untuk mengerjakan ajaran-ajaran agama mereka di istananya dengan bebas, sebebas-bebasnya.

Meskipun kejeniusan Sultan Jalaluddin Akbar mampu memperbesar dan mengonsolidasikan kerajaan Mughal yang besar, namun ia gagal mendidik anak-anaknya yang memiliki perilaku kurang baik dan menyakitkan hati

dari Sultan Jalaluddin Muhammad Akbar pada akhir-akhir kehidupannya. Dua

anaknya yakni Murad dan Daniyal meninggal dunia akibat pengaruh minuman keras. Kemudian setelah Sultan Jalaluddin Akbar menaklukkan Deccan, ia mengatasi pemberontakan yang di lakukan oleh anaknya yang telah di serahi tanggung jawab pemerintahan yakni Sultan Jahangir(Pangeran Salim) yang bertekad merebut

tahta.

Kematian Sultan Jalaludin Akbar

Pada Oktober 1605, Sultan Jalaludin Akbar yang berusia 63 tahun menderita penyakit disentri yang serius. Setelah tiga minggu sakit, dia meninggal pada akhir bulan itu. Sang sultan dimakamkan di sebuah makam yang indah di kota Agra.

oke sobat Zetizen segitu dulu postingan kali ini tunggu aritkel menarik lainnya hanya di Zetizen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.