Merajut, Hobi Baru di Masa Pandemi

oleh -88 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kini, merajut tak lagi identik dengan kegiatan orang tua dan kesan ketinggalan jaman. Justru saat ini banyak anak muda yang tertarik dan mulai berkeinginan untuk belajar merajut. Merajut pun telah menjadi hobi baru banyak orang di masa pandemi. (stna)

Bahkan saat ini pakaian yang terbuat dari hasil rajutan cukup populer. Mulai dari sweater, cardigan, topi, baju, tas, dompet, dan berbagai barang lainnya. Barang-barang tersebut dibuat dengan cara merajut dan menggunakan berbagai macam tipe benang. Apakah merajut adalah hobi barumu juga di masa pandemi ini?

Perkembangan Sejarah Merajut

Merajut (knitting) adalah teknik mengubah benang rajut menjadi kain, busana, tas, atau benda-benda bernilai pakai lainnya. Tak ada yang mengetahui secara persis tentang perkembangan sejarah merajut. Namun, ada beberapa penemuan yang di anggap berkaitan erat dengan sejarah merajut, yaitu sepasang kaos kaki berbahan katun dengan motif rajutan tangan dari tahun 1000 M di Mesir serta permadani rajut di kawasan Timur Tengah.

Awalnya, di Eropa pakaian hasil rajutan hanya di gunakan di kalangan bangsawan istana dan prajurit perang. Ada jubah rajutan yang terbuat dari benang emas dan ada pula seragam tentara Jerman pada Perang Dunia II. Lama kelamaan seni merajut berkembang luas di kalangan masyarakat biasa, contohnya kebiasaan merajut sweater yang dilakukan masyarakat Pulau Aran serta kewajiban bagi para wanita untuk menguasai teknik merajut pada masa Ratu Victoria di Inggris. Kemudian, seni merajut mulai berkembang di Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Di era tersebut, para wanita Indonesia di ajarkan cara merajut oleh noni Belanda.

Berbeda dari menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya menggunakan sehelai benang. Ada berbagai jenis gaya dan teknik merajut. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas dilakukan dengan cara mengaitkan benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang.

Baca juga: Dampak Baik Merajut Untuk Kesehatan Mentalmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.