Nasib Manusia Jika Terjadi Perang Nuklir

oleh -93 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Nuklir adalah salah satu senjata perang yang sangat menakutkan dalam sebuah peperangan. Sebab Nuklirlah Jepang harus mengalami kekalahan dari sekutu pada perang dunia ke-2. Di kondisi saat ini ketika media ramai memberitakan peperangan antara Rusia dan Ukraina di mana banyak orang tahu betapa kuatnya Rusia di tambah senjata nuklirnya membuat banyak pertanyaan bagaimana sekiranya nasib manusia jika perang nuklir suatu saat terjadi.(Robi)

Science Alert melansir bahwa bom atom yang jatuh di Kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang adalah satu-satunya contoh ledakan nuklir dahsyat yang pernah terjadi dalam perang. Peristiwa yang sudah terjadi sekitar 80 tahun lalu itu meninggalkan trauma mendalam.

Saat ini diketahui ada sekitar 12.700 hulu ledak nuklir yang tersisa di dunia, sebagian besar dimiliki oleh Rusia. Jika sampai perang nuklir meletus antara Rusia dengan Amerika Serikat, seberapa besar peluang manusia selamat dari ledakan dan radiasi yang akan timbul nantinya?

Dampak dari Senjata Nuklir

Dalam video YouTube berjudul ‘What if We Have a Nuclear War?’, tim dari AsapSCIENCE menguraikan dampak bom nuklir untuk memprediksi seberapa besar kemungkinan manusia selamat dari ledakan nuklir.

Memang tidak ada cara yang jelas untuk memperkirakan dampak satu bom nuklir, karena itu bergantung pada banyak faktor, seperti cuaca pada hari dijatuhkan, waktu saat bom itu diledakkan, tata letak geografis di mana ia menabrak, dan apakah itu meledak di tanah atau di udara.

Namun, secara umum, ada beberapa tahap ledakan bom nuklir yang dapat kita prediksi dan dapat memengaruhi kemungkinan kelangsungan hidup manusia. Seperti yang dijelaskan, sekitar 35 persen energi ledakan nuklir dilepaskan dalam bentuk radiasi termal.

Radiasi Termal dan Kebutaan

Karena radiasi termal bergerak dengan kecepatan cahaya, hal pertama manusia nantinya akan merasakan kilatan cahaya yang menyilaukan. Cahaya itu sendiri sudah cukup untuk menyebabkan kebutaan kilat yang biasanya bersifat sementara dan dapat berlangsung beberapa menit.

Video AsapSCIENCE menggunakan perhitungan bom nuklir berkekuatan 1 megaton yang dijatuhkan akan membuat orang-orang yang jauhnya hingga 21 km akan mengalami kebutaan kilat pada hari yang cerah dan mereka yang berada sekitar 85 km dari jatuhnya bom nuklir akan mengalami buta sementara.

Panas yang Sangat Membakar

Dampak lainnya adalah panas yang timbul dan akan terasa oleh manusia dari jarak belasan kilometer. Pada manusia yang berada di jarak 11 kilometer dari lokasi ledakan akan menderita luka bakar tingkat pertama.

Sedangkan mereka yang berada pada jarak 8 kilometer akan merasakan luka bakar tingkat tiga yang bisa membuat jaringan kulit melepuh. Luka bakar tingkat tiga ini akan berakibat fatal jika tidak segera mendapat pertolongan medis.

Suhu di dekat lokasi ledakan akan sangat panas. Di Hiroshima saja, suhu ledakan bom dapat mencapai 300.000 derajat celcius. Ini sekitar 300 kali lebih besar dari suhu ketika manusia mengalami proses kremasi.

Ledakan nuklir juga mendorong udara menjauh dan menciptakan gelombang kejut yang dapat menghancurkan benda dan merobohkan bangunan. Dalam radius 6 km dari bom 1 megaton, gelombang kejut akan menghasilkan kecepatan angin sebesar 255 km/jam dan 180 metrik ton gaya untuk merobohkan semua bangunan dua lantai.

Sedangkan dalam radius 1 km, tekanan puncaknya empat kali lipat dari jumlah itu dan kecepatan angin bisa mencapai 756 km/jam. Secara teknis, manusia dapat menahan tekanan sebesar itu tetapi orang akan tewas akibat tertimpa bangunan.

Seandainya manusia selamat dari ledakan nuklir, mereka akan menghadapi dampak radiasi berkepanjangan. Karena akan ada efek cuaca yang akan membuat bumi berada dalam musim dingin ekstrem akibat asap dan jelaga yang terlepas ke atmosfer.

Partikel radioaktif juga dapat bertahan lama seperti sebuah studi yang menemukan sisa-sisa karbon radioaktif dari uji coba bom nuklir Perang Dingin di sepanjang Palung Mariana, titik terdalam di lautan dunia.

Source : Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *