Sejarah Kaus Kaki, Awalnya Hanya Dipakai Orang Kaya

oleh -92 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kaus kaki merupakan benda yang melekat erat dengan kehidupan manusia. Sejak bayi kita sudah di pakaikan kaus kaki oleh ibu kita. Tentu saja untuk menjaga kehangatan dan membuat kita nyaman. Ketika memasuki masa-masa sekolah kita juga memakai kaus kaki lengkap dengan sepatu. Sebagai bentuk ketaatan kita terhadap peraturan sekolah. (stna)

Saat sudah dewasa dan bekerja, tak sedikit kita jumpai mereka yang bekerja di perusahaan negeri maupun swasta memakai kaus kaki di balik sepatunya. Saat sedang sakit dan musim hujan/musim dingin menyerang, tentu kamu membutuhkan kaus kaki untuk membuatmu tetap hangat.

Di masa ini, manfaat kaus kaki dapat di rasakan dan di gunakan oleh semua kalangan usia, jenis kelamin, hingga status sosial. Tapi tahukah kamu bahwa dulunya kaus kaki sangat sulit untuk di dapatkan dan hanya orang tertentu yang bisa memakainya? Berikut telah kami rangkum sejarah kaus kaki:

Dimulainya Sejarah Kaus Kaki

Dari hasil penemuan-penemuan para peneliti, sudah banyak di ketahui bahwa kaus kaki yang di gunakan oleh para manusia purba terbuat dari kulit binatang.

Abad Ke-8 SM

Saat memasuki zaman Yunani yakni pada abad ke-8 sebelum Masehi, orang-orang menggunakan bulu dan juga rambut binatang sebagai bahan dari kaus kaki.

Kaus Kaki Bangsa Romawi

Pada zaman yang berkembang selanjutnya, bangsa Romawi juga turut memakai kaus kaki, hanya saja bahannya sudah lebih berkembang dengan menggunakan campuran antara kulit binatang dengan bulu binatang, atau bahan tenun.

Sulit Didapatkan

Zaenuddin M.H. mengutarakan mengenai asal usul perjalanan kaus kaki pada bukunya yang berjudul “Asal Usul Benda di Sekitar Kita Tempo Doloe” (2015), terbitan Change. la menjelaskan bahwa dulu kaus kaki sulit di peroleh, tidak seperti saat ini.

Namun semakin populernya pemakaian kaus kaki di Eropa, dengan pembuatan yang sulit membuat produksi kaus kaki minim, sehingga dengan kondisi seperti ini, menginjak abad ke-5 Masehi hanya kalangan-kalangan tertentu saja yang mampu menggunakannya. Sedangkan pada abad ke-10 hanya orang kaya hingga kalangan bangsawan saja yang dapat memakai kaus kaki.

Pada Tahun 1589

Di tahun 1589 inilah, seorang bernama William Lee berhasil menemukan mesin pertama di dunia untuk memproduksi kaus kaki. Inspirasi pembuatan mesin ini adalah rasa simpati pada istrinya.

Karena istrinya terlalu menghabiskan banyak waktu untuk membuat kaus kaki, William pun membuat mesin ini agar pekerjaan istrinya dapat lebih efektif, dan sejak itulah produksi kaus kaki semakin berkembang pesat.

Pada Tahun 1930

Maju di tahun 1930, mesin rajut pembuat kaus kaki semakin canggih dari pada mesin jahit sebelumnya. Jika pada tahun tersebut pembuatan kaus kaki masih menggunakan wool dan beludru, kaus kaki mulai upgrade bahan dengan menggunakan bahan katun.

Berbahan Polymer 6.6.

Polymer 6.6. merupakan jenis bahan yang di gunakan pula dalam membuat kaus kaki dengan tampilan yang menyerupai sutera. Bahan ini di temukan oleh seorang pria bernama Julian Hill, dan di tahun 1937 Du Pont mematenkan penemuan Hill. Sebenarnya perusahaan ini memiliki komandan bernama Wallace Carothers yang kemudian harus gulung tikar.

Berbahan Nilon

Pada 1939 di New York, synthetic fibers mulai di kenalkan kepada dunia di World’s Fair. Dengan mengutip inisial New York yakni NY, lekas fiber dikenal sebagai “nylon”. Dan pada Mei 1940 barulah muncul kaus kaki nilon pertama yang dijual di gerai-gerai New York. Percaya atau tidak, konon lebih dari 72.000 pasang kaus kaki berhasil terjual habis dalam bazar tersebut di hari pertama digelar.

Demikianlah sejarah kaus kaki yang telah kami rangkum.

Baca Juga: Asal Usul Bendera Putih dalam Perang

Sumber: Ternyata Hanya Orang Kaya yang Mampu Memakai Kaus Kaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.