Teknik Dasar Merajut untuk Pemula

oleh -215 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Teknik dasar dalam merajut adalah bagaimana cara kita membuat bentuk dengan cara yang efisien. Berbeda dari menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya menggunakan sehelai benang. Ada berbagai jenis gaya dan teknik merajut. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas dilakukan dengan cara mengaitkan benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang. (stna)

Teknik Dasar Merajut:

1. Membuat Simpul (Slip Knot)

Teknik dasar merajut yang pertama adalah dengan membuat simpul awal sebelum memulai tusuk dasar. Teknik ini biasa juga disebut dengan istilah slip knot, yang termasuk ke dalam istilah anatomi rajutan. Berikut langkah-langkah cara membuat simpul awal:

  • Pegang benang menggunakan telunjuk dan ibu jari kedua tangan. Posisi benang pendek atau yard end berada di sebelah kiri, dan yard ball atau ujung benang lainnya yang terhubung dengan gulungan benang berada di sebelah kanan.
  • Lingkarkan benang mengitari jari telunjuk kiri ke belakang. Gunakan jempol kiri agar posisi benang tidak berubah.
  • Lingkarkan kembali benang ke belakang hingga benang terletak di antara telunjuk dan jari tengah.
  • Masukkan benang pada lubang di antara telunjuk dan jari tengah kemudian tarik ke arah luar. Setelah itu, tarik benang dengan kencang sambil melepaskan benang di tangan kiri.
  • Masukkan jarum pada lubang hasil tarikan benang lalu tarik yard ball agar sesuai dengan ukuran jarum.

2. Tusuk Rantai (Chain)

Teknik berikutnya adalah tusuk rantai atau chain. Pertama, kamu perlu membuat simpul awal terlebih dahulu, kemudian kaitkan benang pada jarum. Setelah itu tarik benang yang telah terkait sampai keluar dari lubang jarum untuk membuat lingkaran baru tanpa mengencangkan yang sebelumnya. Lakukan tahapan yang sama berulang-ulang hingga mendapatkan rantai dengan panjang yang kamu inginkan. Perlu kamu ketahui, simpul selip tidak dihitung sebagai tusuk rantai.

3. Tusuk Tunggal (Single Crochet)

Sama halnya dengan teknik sebelumnya, tusuk tunggal bisa dibuat dengan membuat simpul selip serta tusuk rantai sebagai dasar. Selanjutnya, masukkan jarum pada lubang kedua terhitung mundur dari jarum, kaitkan pada benang. Setelah itu, tarik jarum melalui kedua loop atau lubang sekaligus. Kemudian, kamu tinggal melanjutkan pembuatan tusuk tunggal pada rantai selanjutnya dengan cara yang sama.

4. Setengah Tusuk Ganda (Half Double Crochet)

Teknik merajut bagi pemula biasa dikenal dengan teknik half double crochet, yang cara membuatnya dimulai dengan membuat tusuk rantai terlebih dahulu. Kemudian, kaitkan benang dan masukkan jarum pada loop ketiga dari ujung. Kaitkan jarum pada benang, lalu tarik melalui satu lubang. Berikutnya, kaitkan lagi jarum rajut pada benang lalu tarik melalui tiga lubang sekaligus. Ulangi langkah yang sama untuk membuat setengah tusuk ganda berikutnya.

5. Tusuk Ganda (Double Crochet)

Sama seperti teknik membuat setengah tusuk ganda, teknik merajut berikut ini juga diawali dengan membuat tusuk rantai kemudian masukkan jarum rantai keempat dari ujung. Lalu, kaitkan jarum pada benang kemudian tarik melalui satu rantai sehingga menyisakan tiga lubang rantai. Kaitkan lagi jarum pada benang lalu tarik melalui satu lubang sampai menyisakan dua lubang. Terakhir, kaitkan kembali jarum pada benang lalu tarik keluar melalui dua lubang terakhir. Lakukan dengan cara yang sama untuk menyelesaikan tusuk ganda atau double crochet.

6. Tusuk Triple

Tusuk triple mengaitkan benang dua kali pada jarum. Teknik tusuk triple juga harus diawali dengan membuat tusuk rantai. Kemudian, kaitkan benang dua kali lalu lilitkan pada rantai keempat. Kaitkan lagi benang satu kali lalu keluarkan dari tusukan rantai. Lalu, kaitkan benang lalu keluarkan melalui dua lubang pada jarum, dan ulangi langkah yang sama. Jika kamu ingin berpindah ke baris kedua, harus mengawalinya dengan membuat tusuk rantai empat kali.

7. Tusuk Sisip (Slip Stitch)

Seperti beberapa jenis tusuk lainnya, tusuk sisip juga mesti diawali dari tusuk rantai. Kemudian, Anda harus memasukkan jarum ke lubang rantai kedua dari ujung. Kaitkan benang lalu tarik langsung melalui dua lubang sekaligus. Untuk menggabungkan tusuk rantai menjadi bentuk lingkaran, buatlah tusuk rantai lalu masukkan jarum pada lubang rantai pertama dari ujung. Kaitkan benang lalu tarik pada dua lubang.

8. Mematikan Benang (Finishing)

Ketika selesai membuat sebuah rajutan, langkah terakhir yaitu mengikat benang dan memastikan ikatannya kuat dan tidak terbuka.

  • Potong benang beberapa centimeter.
  • Kaitkan sisa benang tersebut.
  • Tarik sisa benang melalui lubang dengan bantuan jarum hakken seperti pada gambar di atas.

Baca juga: Merajut, Hobi Baru di Masa Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.