Brain Fog! Keadaan Sulit Konsentrasi dan Mudah Lupa!

oleh -113 views
Photo by Andrea Piacquadio: https://www.pexels.com/photo/man-with-hand-on-temple-looking-at-laptop-842554/

Sebab Terjadinya gejala

Kurang tidur, sering begadang, atau kualitas tidur yang kurang baik bisa berdampak pada fungsi otak.

Akibatnya, kurang tidur atau masalah tidur lainnya bisa memperburuk konsentrasimu dan membuatmu sulit untuk berpikir.

Lalu perubahan hormon, seperti ketika wanita mengalami menopause, juga bisa memicu timbulnya gejala ini.

Saat terjadi menopause, kadar hormon progesteron dan estrogen di tubuh wanita akan mengalami perubahan.

Merasa banyak pikiran dan tertekan sesekali adalah hal yang wajar dan normal dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Istilah Psikologi untuk Perasaan yang Sulit Dijelaskan

Namun, bila kamu merasa gelisah, sedih, atau putus asa hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, kemungkinan besar kamu mengalami stres kronis.

Fungsi otak yang terganggu karena stres bisa menimbulkan keluhan sulit berpikir jernih, mudah lupa, dan sulit untuk berkonsentrasi. Inilah alasannya mengapa stres berat dapat menimbulkan brain fog.

Pola makan yang kurang sehat bisa menyebabkan tubuhmu kekurangan nutrisi tertentu. Hal ini bisa meningkatkan risikomu untuk mengalami Gangguan ini.

Penyebab brain fog yang terakhir yaitu dari faktor kondisi medis.

Kondisi medis yang terkait dengan peradangan, kelelahan, atau perubahan kadar glukosa darah juga berkontribusi pada gangguan kabut otak.

Biasanya orang dengan fibromyalgia mungkin mengalami brain fog setiap hari.

Selain itu, beberapa kondisi medis lain juga bisa meningkatkan risiko gejala ini seperti anemia, depresi, diabetes, sindrom Sjorgen, migraine, penyakit Alzheimer, hipotiroidisme, penyakit autoimun, dan dehidrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.