Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno

oleh -58 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Masyarakat peradaban kuno percaya bahwa terdapat Dewa-Dewi di atas langit yang mengatur berjalannya kehidupan di Bumi. Setiap Dewa Dewi konon katanya memiliki perannya masing-masing. Misal di mitologi Yunani, terdapat dewa perang, dewi panen, dewa langit, dan lain sebagainya. Salah satu sosok yang tak pernah terlewat adalah dewi cinta. Sering kali, mereka merangkap peran sebagai dewi kecantikan, kehamilan, dan kesuburan yang juga berkaitan dengan kasih sayang. Berikut ini beberapa dewi cinta yang dipercaya masyarakat peradaban kuno dunia! (cva)

1. Aphrodite

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Dewi cinta paling populer di dunia tak lain adalah Aphrodite. Sosoknya terkenal memiliki paras yang menawan sehingga membuat banyak dewa, makhluk mitologi, dan manusia yang jatuh hati kepadanya. 

Sebagai dewi cinta, Aphrodite konon menjalin banyak hubungan di luar pernikahannya dengan Hephaestus. Ares, sang dewa perang adalah sosok pasangan sang dewi yang paling terkenal. Dari hubungan gelap tersebut, lahirlah Eros atau Cupid, dewa yang mewarisi peran sang ibu untuk menyebarkan cinta. 

Selain menangani masalah percintaan, Aphrodite juga memiliki banyak peran lain. Ia juga dikenal sebagai dewi kesuburan, kecantikan, nafsu, dan kepuasan seksual.

2. Inanna

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Masyarakat Mesopotamia juga memiliki kepercayaan terhadap Dewa dan Dewi. Salah satu sosok yang paling mereka hormati adalah Inanna. Beliau merupakan dewi cinta yang juga terhubung dengan kesuburan, reproduksi, kepuasan seksual, dan peperangan. 

Dalam mitologi, Inanna selalu berdiri di samping seekor singa. Melansir dari laman Britannica, hal ini konon merepresentasikan keberanian dan kekuatannya. Inanna nyatanya tidak hanya terkenaL di Mesopotamia. Ia juga menjadi dewi cinta yang sangat dihormati oleh bangsa Sumeria. 

3. Astarte

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Berikutnya ada Astarte. Ia adalah dewi percintaan yang banyak dipuja oleh masyarakat Mediterania Timur. Bukan hanya itu, ia juga memegang peran sebagai dewi kehamilan, kesuburan, seksualitas, serta perang. Ia merupakan sosok yang mirip dengan Inanna. 

Melansir dari Learn Religions, Astarte adalah perpaduan antara Aphrodite dan Artemis, dewi perburuan. Menurut kepercayaan masyarakat, ia merupakan sosok yang dominan dan tidak memiliki rasa takut. Itulah mengapa Astarte sering digambarkan memakai tanduk banteng di kepalanya.

4. Hathor

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Sebagai salah satu pelopor peradaban kuno, Mesir juga memiliki kepercayaan terhadap Dewa dan Dewi. Salah satu sosok yang mereka puja adalah Hathor. Ia adalah sang dewi percintaan, perempuan, kesuburan, kecantikan, dan musik. Masyarakat menganggap bahwa Hathor adalah perwujudan dari langit.

Hathor merupakan sosok yang begitu populer dan tangguh. Sesuai dengan perannya, ia selalu melindungi kaum perempuan. Itulah mengapa pengikut sang Dewi begitu banyak. Terdapat banyak sekali kuil pemujaan Hathor yang tersebar di Mesir. 

Melansir dari laman Egyptian Museum, Hathor selalu membawa cakram matahari beserta dengan tanduk di kepalanya. Dalam sosok hewan, sang Dewi adalah sapi yang erat kaitannya dengan kesuburan. 

5. Xochiquetzal

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Aztec, salah satu peradaban kuno terbesar yang ada di Meksiko Tengah dan Selatan juga memiliki kepercayaan terhadap dewa dan dewi. Salah satunya adalah Xochiquetzal, dewi cinta. Menurut salah satu artikel Mythopedia, namanya berasal dari kombinasi antara xochitl atau ‘bunga’ dan quetzalli atau ‘burung’. 

Sosoknya merupakan seorang perempuan muda yang mengenakan baju adat khas serta bunga-bunga di sekujur tubuhnya. Selain sebagai dewi cinta, Xochiquetzal juga merupakan dewi penenun, kehamilan, dan kesuburan. 

Mengutip Mythology Source, terdapat keunikan hubungan antara kehamilan dan proses menenun yang Dewi ini ajarkan. Menurut kepercayaan setempat, benang yang terjalin saat menenun lama kelamaan menjadi bulat. Dalam simbolisme Aztec, hal ini sama dengan perut perempuan yang berangsur-angsur membulat saat hamil.  

6. Cliodhna

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Berasal dari Irlandia, Cliodhna merupakan dewi yang sangat dihormati. Ia memiliki julukan Queen of Banshees atau ratu dari makhluk yang berwujud seperti peri. Dalam mitologi setempat, Cliodhna merupakan perempuan tercantik di dunia.

Walaupun Ia merupakan perwujudan kebahagiaan dan surga, Cliodhna juga memiliki sisi buruk. Menurut laman Bard Mythologies, ia sering menenggelamkan kapal manusia karena menganggap nyawa makhluk mortal tidak penting. 

Nasib Cliodhna sebenarnya berakhir buruk. Ia jatuh cinta kepada seorang manusia bernama Ciabahn. Saat dewa-dewi lain mengetahui hal ini, mereka membuat Cliodhna tertidur dan menenggelamkannya di lautan. 

7. Freyja

7 Dewi Cinta dari Mitologi Peradaban Kuno, dari Yunani hingga Aztec

Terakhir, yang tak kalah populer dari Aphrodite adalah Freyja. Ia merupakan dewi bangsa Nordik yang menangani cinta, sihir, kecantikan, dan kesuburan. Sosoknya yang menawan sangatlah dipuja oleh manusia, para raksasa, kurcaci, dan makhluk mitologi lainnya. 

Freyja juga memiliki sisi buruk. Konon, ia merupakan sosok yang tamak, pencemburu, dan suka mengajarkan sihir kepada manusia. Padahal ilmu tersebut merupakan ilmu yang terlarang oleh bangsa Nordik. Walaupun begitu, sang dewi memiliki kekuatan yang besar. Menurut laman Norse Mythology, ia mampu mengontrol keinginan, kesehatan, dan keberuntungan orang lain. 

Bukan hanya dari Yunani, peradaban kuno lain di seluruh dunia ternyata juga memiliki dewi cinta. Setiap sosok yang ada sangatlah unik dan punya peran yang signifikan terhadap masyarakat setempat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *