Mengenal Asal Mula Kata Spam

oleh -37 views
Spam dan Asal Mulanya

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hai guys, pasti kalian sering mendengar kata ‘spam’. Saat ini orang-orang mengartikan kata spam sebagai sampah internet. Namun tahukah kamu apa yang mengawali hal tersebut? Dan bagaimana sejarah dan Asal Mulanya? Yuk simak bersama di artikel ini. (Nd)

Kata Spam dan Asal Mulanya

Pada saat ini, banyak yang mengartikan spam sebagai “sampah di internet”, atau lebih spesifik lagi, “e-mail sampah”. Sebenarnya, Spam adalah merek daging kalengan, dan Spam merupakan kependekan Spiced Ham. Bagaimana bisa merek daging kalengan menjadi istilah untuk menyebut e-mail sampah di internet?
Kisahnya mulai pada tahun 1970-an, ketika acara komedi di BBC Monty Phyton’s Flying Circus menampilkan sketsa berjudul Spam. Acara itu menggunakan background kafe, yang menyediakan daging kalengan bermerek SPAM sebagai salah satu menu pilihan. Dalam acara itu, ketika si pelayan menyebutkan “Spam” di menu, muncul lagu latar belakang yang orang-orang Viking serukan. Katanya adalah, “Spam, Spam, Spam, Spam, lovely Spam! Wonderful Spam!”

Kemudian, pada 1980, istilah Spam orang gunakan dalam buletin online dan dalam Multi-User Dungeon (MUD). Sebuah ruang virtual yang berisi banyak orang—semacam ruang chatting di zaman sekarang. Pada masa itu, orang-orang sering mengulang-ulang kata “Spam”, menirukan acara Monty Phyton di atas. Di ruang chatting People Link, atau masa awal Amerika Online, kata “Spam” tersebut sering memenuhi layar.

Dalam perkembangannya kemudian, Spam pernah menjadi “seni ASCII”, yang salah satu bentuknya merupakan gambar yang terbuat dari angka, huruf, serta karakter lain. Gambar ASCII itu sering muncul memenuhi layar, dan orang di suatu ruang chatting sering menggunakannya untuk “mengusir” pendatang baru yang tak mereka inginkan.

Selain itu, gambar ASCII tersebut juga sering orang gunakan untuk perang di ruang chatting. Di masa itu ada komunitas chatting Star Wars, yang sering menyerang ruang chatting komunitas Star Trek, atau sebaliknya, dengan menggunakan gambar ASCII. Serangan semacam itu mereka anggap sukses jika orang-orang yang mereka serang pergi dari ruang chatting. Pada masa itu pula, serangan semacam itu terkenal dengan istilah flooding (membanjiri) atau trashing (menyampah).

Pada 1993, sebuah piranti lunak yang ditujukan untuk eksperimen melepaskan lusinan pesan ke dalam newsgroupnews.admin.policy., yang menyebabkan istilah Spam semakin populer. Akhirnya, pada 1998, kamus Oxford memasukkan kata Spam ke dalam direktorinya, dengan definisi, “Pesan tanpa arti atau tak pantas yang dikirim di Internet pada sejumlah newsgroup atau pengguna.” 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.