Mengenal Ikan Paling Berbahaya Melebihi Piranha, Ikan Candiru

oleh -129 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Mengenal ikan paling berbahaya melebihi piranha, ikan Candiru. Di sungai Amazon merupakan tempat tinggal bagi berbagai macam ikan berbahaya, mulai dari yang berukuran kecil hingga besar, nah salah satunya ikan Candiru. Ikan ini hidup sebagai parasit yang memakan darah kok bisa? Yuk mari kita simak penjelasannya. (ree)

Terdapat suatu kisah dari ikan kecil bernama Candiru, yang dapat mendeteksi urin yang di keluarkan oleh manusia. Mereka kemudian melompat dan berenang masuk ke dalam alat kelamin manusia dan berenang dalam uretra.

Tidak hanya berenang, ikan Candiru menghisap darah dari dalam uretra dan sangat sulit untuk mengeluarkannya karena durinya yang tertancap.

Baca Juga: Fakta Menarik Ikan Terbesar di Dunia, Arapaima Gigas

Candiru atau canero Vandellia cirrhosa adalah jenis ikan air tawar yang memiliki kekerabatan dengan ikan lele. Jenis ini dapat ditemukan di sungai Amazon dan memiliki reputasi di antara penduduk lokal sebagai ikan paling ditakuti, bahkan lebih dari piranha. Ikan ini memiliki ciri fisik seperti ikan lele yang tak bersisik, kemudian tembus pandang dengan panjang sekitar 1 inci.

Hewan tersebut bisa masuk ke dalam alat kelamin manusia karena ia mendeteksi mangsa melalui kotorannya. Ikan Candiru akan masuk ke dalam penis ketika seseorang sedang buang air kecil di dalam air.

Baca Lainnya: Mengenal Ikan Hias Bala Shark, Ikan Hiu Air Tawar

Ikan ini memiliki duri pendek yang menghadap ke belakang pada penutup insang untuk membantu mencegahnya terlepas saat makan serta mata hitam besar yang terletak di atas kepala.

Candiru adalah parasit yang menghisap darah ikan lain. Ketika Candiru menemukan inangnya, ikan ini akan segera menuju ke insang lalu memaksa masuk melewati operkulum atau menunggu operkulum terbuka secara alami.

Terlepas dari semua cerita seputar serangan ikan Candiru terhadap uretra manusia. Hanya ada sedikit bukti yang dapat dipercaya bahwa ikan candiru pernah menginvasi uretra manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.