Sinopsis C-Drama The Little Nyonya episode 26(8)

oleh -29 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bagi para pecinta drama Cina kali ini kami akan menghadirkan sedikit potongan dari sinopsis dalam drama Cina. Drama ini berjudul The Little Nyonya. Berikut part 8 dari episode 26. Untuk membaca episode awal kamu bisa klik ini(Ind)

Sinopsis C-Drama The Little Nyonya episode 26(8)

Yuzhu tersenyum ramah dan memberitau kalau Niuzai adalah Tuan Muda Chen Xi. Dan nenek Niuzai artinya adalah Ny. Chen.

Ny. Chen melanjutkan kalau dia ingin empat wanita yang terpilih tinggal di rumahnya selama beberapa hari. Guihua tentu tidak senang. Sorot matanya menunjukkan rasa bencinya pada Yueniang. Sheng tidak mau mereka semua membuang waktu karna sudah jelas siapa yang Xi Er sukai. Jadi, umumkan saja semuanya hari ini dan biarkan mereka menikah lebih cepat jadi semuanya bisa berbahagia.

Yueniang benar-benar dalam keadaan shock. Dia berdiri dan meminta maaf pada Ny. Chen. Dengan cepat, dia pamit pulang karna hari sudah gelap dan neneknya menunggunya. Dia pun berlari keluar dari kediaman Chen.

Xi Er tentu mengejarnya. Sayangnya, Yueniang sangat marah karna sudah dibohongi selama ini. Dia tidak mau mendengar penjelasan Xi Er. Xi Er menyakinkan kalau tidak peduli siapa dirinya, yang dia inginkan adalah bersama Yueniang. Hati Yueniang sudah terlanjur sakit hati karna dibohongi. Dia sangat berterimakasih karna Xi Er sudah turun ke sumur dan menyelamatkannya, tapi, bukan berarti dia bisa membodohinya.

“Aku tak berusaha membodohimu. Aku memang menyukaimu. Tapi, perasaanku saja tak cukup. Aku mau nenek buyutku juga menyukaimu. Makanya, aku mengatur ini.”

“Jika nenek buyutmu tidak menyukaiku, kau akan diam-diam memulangkanku ke keluarga Huang seperti tak ada apa-apa?”

“Tidak. Yueniang, aku sangat yakin padamu. Mereka sengaja menyulitkanmu dengan tidak memberi bahan. Tapi, kau masih bisa mengejutkan semua orang dengan masakanmu.”

“Tn. Muda Chen, terimakasih sudah sangat memikirkanku. Aku bersusah payah memasak hidangan Nyonya untuk nenek buyutmu dengan sepenuh hati. Tapi, yang kau pikirkan hanyalah agar aku lulus ujian, bahkan tanpa meminta persetujuanku. Tuan Muda Chen, menurutmu aku ini apa? Aku bukan daging atau bunga yang dipajang di jalan untuk diambil!” marah Yueniang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.