Sinopsis F4 Thailand Episode 1 The Footprint of Meteor (9)

oleh -56 views
f4-episode-1
source: news24xx

ZETIZEN RADAR CIREBON-  Drama Thailand F4 adalah versi Thailand dari Drama Boys Over Flower asal Korea Selatan atau Meteor Garden asal China. Penasaran dengan ceritanya?, yuk kita intip sinopsis F4 Thailand Episode 1 bagian 9. (IND)

F4 Thailand Episode 1 The Footprint of Meteor bagian 9

Yang menjadi motivasi Gorya untuk bersekolah di SMA Kocher adalah Mira ‘Renita Asavarattanakul’, seorang public figure yang merupakan alumni dari SMA Kocher. Mira pernah bilang dalam pidatonya, walaupun SMA Kocher adalah sekolah anak-anak kaya, tapi mereka jangan khawatir untuk tidak diterima di sekolah ini. Jangan bergantung pada status apapun, finansial atau sosial. Yang terpenting adalah kita semua berhak bermimpi. Ini waktu kita. Jika kita percaya diri dan mengejar impian kita, masa depan cerah menanti.

Pidato itulah yang terus dijadikan motivasi bagi Gorya untuk bertahan di sekolah tersebut, meskipun sekolah itu berbeda dari apa yang dibayangkannya dulu. Mira adalah wanita sempurna di matanya. Namun, masuk ke sekolah yang ternyata berbeda dari ekspetasinya, sangat mengecewakan. Dia jadi kecewa pada diri sendiri karena tanpa disadarinya, dia menjadi salah satu dari mereka, tutup mata atas pembullyan yang terjadi.

Bukan hanya Gorya yang mengagumi Mira, Hana juga. Mira juga adalah idola Hana yang membuatnya ingin bersekolah disini. Hana juga bilang sama Gorya kalau dia sebenarnya agak terkejut dengan pembullyan yang ada disini. Dan dia berterimakasih pada Gorya karena sudah memperingatkannya, kalau tidak, dia mungkin sudah membantu target dan mendapat masalah.

Gorya memilih diam

Gorya dan Hana juga bersepakat agar mereka tetap diam dan aman sampai kelulusan. Diam dan hati-hati demi masa depan yang cerah, seperti kata Mira.

Niatnya begitu, tapi niat terkadang tidak sejalan dengan takdir. Hana malah tanpa sengaja menumpahkan makanannya ke sepatu Thyme. Hal yang langsung membuat semua mata tertuju pada mereka. Hana udah sangat ketakutan, menangis memohon maaf dan menawarkan untuk membersihkan sepatunya atau membelikannya sepatu baru. Thyme meremehkan perkataannya. Dia kira ini sepatu apa? Ini sepatu yang dibuat khusus di Paris. Dia tidak akan bisa menggantinya.

Hana semakin panik dan terpojok. Dia memohon agar Thyme memaafkannya dan dia bersedia melakukan apapun. Thyme tersenyum sinis. Apa yang memangnya mau dia lakukan? Salah seorang penonton langsung nyeletuk nyuruh Hana menjilat sepatu Thyme untuk membersihkannya. Celetukan yang memberi ide pada Thyme. Dia menyuruh Hana menjilat sepatunya. Jika dia melakukannya, mungkin dia akan melakukannya. Semua penonton sontak bertepuk tangan sambil berseru : “Jilat.”

Baca Juga: Plot Dan Prolog Drama F4 Thailand – Boys Over Flowers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.