, ,

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Phantom Limb Syndrome

oleh -18 views
Penyebab-dan-Cara-Mengatasi-Phantom-Limb-Syndrome

ZETIZEN RADAR CIREBONPhantom limb syndrome adalah kondisi ketika terjadi rasa nyeri, gatal, kesemutan, ataupun mati rasa yang berkelanjutan pada bagian tubuh yang telah diamputasi. Di kutip dari laman Alodokter, Phantom limb syndrome diperkirakan terjadi pada 60­­­–80% orang yang pernah menjalani amputasi. Setelah menjalani amputasi di kaki atau tangan, seseorang mungkin masih dapat merasakan nyeri pada bagian tubuh yang hilang tersebut. Lamanya nyeri pada setiap orang berbeda-beda, bisa beberapa jam, hari, atau bulan. Bahkan, ada pula yang mengalami keluhan ini selama bertahun-tahun. Dan menurut orang yang mengalami amputasi, mereka masih bisa merasakan hawa dingin ataupun panas pada anggota kaki ataupun tangan mereka. Agar sobat dapat mengetahuinya lebih lanjut, yuk simak penjelasan berikut ini. (tezz)

Penyebab Phantom Limb Syndrome

Hingga saat ini, penyebab terjadinya syndrome ini masih belum diketahui dengan jelas secara ilmiah atau dari sumber kedokteran. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat terbentuknya rangsang nyeri secara menetap pada bagian tubuh yang telah diamputasi akibat adanya kerusakan pada saraf di bagian tersebut.

Selain karena munculnya rangsang nyeri menetap, phantom limb syndrome juga diduga dapat terjadi akibat adanya perubahan pada saraf dan otak yang mengatur dan menerima rangsang nyeri setelah tubuh mengalami amputasi.

Baca juga: 5 Cara Menjadi Orang yang Sabar agar Hidupmu Tenang

Terkadang, rasa nyeri atau sensasi lain yang muncul pada phantom limb syndrome dapat terasa lebih berat karena beberapa faktor, yaitu:

  • Sentuhan di bagian tubuh yang teramputasi.
  • Stres.
  • Kelelahan.
  • Kebiasaan merokok.
  • Perubahan suhu udara, misalnya suhu udara menjadi dingin atau panas.
  • Kurang lancarnya aliran darah pada bagian tubuh yang diamputasi.
  • Pembengkakan atau tekanan berlebihan pada bagian tubuh yang diamputasi.
  • Infeksi, misalnya herpes zoster.

Lanjutan artikel ini ada di halaman berikutnya …

Baca juga artikel lainnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.