3 Cara Menumbuhkan Self Esteem! Pesimistis Wajib Baca!

oleh -24 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Siapa di sini yang ngerasa memiliki tingkat Self Esteem yang rendah? Yang dikit-dikit ragu terus overthingking sama kemampuan diri sendiri? Self Esteem atau kepercayaan diri merupakan gabungan rasa bangga, puas, dan patut dengan apa yang kita punya, tanpa berhenti menjadi lebih baik.

Kalau dalam filosofi teras memiliki pelajaran dasar seperti dikotomi kendali dan amor fati, nah kalau dalam self love, konsep self esteem juga merupakan dasar dari bagaimana caranya kita mencintai diri kita sendiri. Nah terus gimana caranya kita PD sama diri kita sendiri? Yuk simak 4 cara meraihnya yuk!

Security And Confidence

Langkah pernah yang dapat kamu laukan untuk meningkatkan kepercayaan diri adalah dengan cara menyadari bahwa setiap hal yang kita pikir buruk, belum tentu semua itu terjadi. Bahkan menurut sebuah penelitian setiap pikiran negatif yang ada di otak kita 78% tidak pernah terjadi. Oleh karena itu jika kamu kurang yakin dengan apa yang kamu miliki tenang aja, karena 78% apa yang kamu takutkan tidak akan pernah terjadi.

di kutip dari gramedia.com bahwasannya “Sebagian besar dari kita membiarkan pikiran negatif tadi terjadi dan menerimanya tanpa repot-repot percaya bahwa kita mampu buat mengubahnya,” istilah psikologis Deborah E. Dyer, Ph.D mengutip Bustle.

Pun jika hal buruk terjadi kepada kamu, selama itu tidak membunuh kamu, maka masalah itu akan membuatmu menjadi lebih kuat daripada sebelumnya.

Menerima Jati Diri

Pernah gak sih kamu melihat ada orang yang menjual sebuah dagangannya di mana dia sendiri pun gak akan mau beli dagangannya sendiri? Apakah menurut kamu dagangannya akan laku keras? Sama seperti diri kita, jika kita sendiri saja enggan menerima diri kita sendiri, lantas bagaimana caranya orang lain akan menyukai kita?

Dalam hidup ada yang namanya amor fati ( cinta takdir), segala hal yang terjadi kepada kita sejatinya hal itu terjadi karena alam yang telah menetapkannya. Sejelek apapun takdir yang kita miliki, kita tidak dapat merubahnya semisal kematian. Maka yang harus kita sadari adalah dalam hidup ada ( diferent ) hal yang ada dalam kendali kita, dan Indiferent ( sesuatu yang ada di luar kendali kita). Oleh karena itu baik buruknya sesuatu tergantung bagaimana kita memandang masalah tersebut.

baca juga : Cara Berinteraksi dengan Orang Toxic Ala Stoa

Perasaan Mampu ( Competence )

Sebagai mahluk sosial tergabung dalam kelompok ( Circle ) dapat mempengaruhi keberadaan kita. Merasa itu lebih baik atau buruk tergantung bagaimana kita memandangnya. Namun, ketika kita merasa dapat di andalkan dalam sebuah kelompok akan menaikan Self-Esteem kita. Rasa berdaya, berpengaruh mampu mendorong kita untuk selalu punya harga dan semangat juang. Rasa semangat juanglah yang nantinya akan mengeluarkan aura positif yang kita miliki.

Dari 100% masalah yang datang kepada kita, 10%nya adalah masalah itu sendiri, dan 90%nya adalah bagaimana kita merespon masalah kita. Sebesar apapun masalahnya akan terasa ringan jika kita tidak terlalu menganggap penting hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.