Bak Kutukan, Ini Scene Film yang Benar Terjadi!

oleh -132 views

ZETIZENRADARCIREBON – Alur cerita film memang sebagian besar fiksi meski ada embel-embel kisah nyata. Begitu juga nasib para pemain atau aktornya yang hanya menjalani peran sesuai dengan skrip dan arahan sutradara. Namun, siapa sangka bahwa kejadian atau adegan di film menjadi nyata bagi para pemainnya layaknya kutukan? (cva)

Contohnya saja kasus Arawinda Kirana yang mengungkit skandal perselingkuhan suami-istri. Kasus ini bikin geger karena di anggap mirip dengan kejadian di film Yuni (2021), di mana Arawinda menjadi pemeran utamanya.

Sebenarnya, kejadian film Yuni ini bukan yang pertama. Ada beberapa film lain yang salah satu adegannya menjadi kenyataan bagi pemeran atau krunya. Apa saja? Simak di bawah ini.

Pertaruhan (2017) Jefri Nichol

Film Pertaruhan adalah film yang di bintangi Jefri Nichol tentang upaya anak laki-laki dalam menyelamatkan nyawa ayahnya. Dalam perjuangannya, Jefri yang berperan sebagai Elzan harus menjadi tahanan karena terlibat aksi perampokan di bank. Elzan pun harus masuk penjara dengan menggunakan baju tahanan berwarna oranye.

Naasnya, kutukan dari adegan penangkapan dan mengenakan baju tahanan tersebut di alami Jefri Nichol dua tahun kemudian. Ia berurusan dengan polisi karena kasus kepemilikan ganja yang menjeratnya pada 2019. Jefri kemudian d jatuhkan ivonis bersalah, dan menjalani rehabilitasi selama tujuh bulan.

Susah Sinyal (2017) – Gading dan Gisel

Di film Susah Sinyal, ada adegan pendukung yang menampilkan Gading dan Gisel sebagai suami istri. Dalam film garapan Ernest Prakasa tersebut, keduanya datang ke pengadilan dan berniat bercerai. Bahkan keduanya berseteru untuk memperebutkan hak asuh anak.

Tak bisa dimungkiri, kejadian film tersebut yang paling diingat netizen sebagai kebetulan yang sangat enggak menyenangkan. Pasalnya, pasangan yang harmonis di dunia nyata tersebut benar-benar mengalami kejadian perceraian pada 2019.

Kutukan Dua Garis Biru (2019) – Adhisty Zara

Film Dua Garis Biru sempat menghebohkan publik dan menuai pro dan kontra, karena menampilkan tema hubungan seks di luar nikah. Dalam film ini ada pasangan SMA, Bima (Angga Yunanda) dan Dara (Adhisty Zara) yang nekat melakukan hubungan seksual di luar nikah yang menyebabkan kehamilan Dara.

Pesan film ini menuai respons positif, karena menjadi salah satu upaya preventif remaja dan orang tua soal pendidikan seks yang lebih komprehensif. Bukan cuma soal seks, tapi dalam hal lainnya. Sayangnya, pemeran utamanya justru bikin geger karena muncul video skandal dari gadis usia 19 tahun tersebut.

Dua kali Zara menghebohkan publik. Pertama, video saat mantan kekasihnya, Zaki Pohan, memegang bagian intimnya. Kedua, video ciuman dan foto kemesraannya dengan seorang pria yang merupakan mantan suami dari selebgram Rachel Vennya, Niko Al Hakim.

Layaknya kutukan, netizen pun menghubung-hubungkan peran Zara saat bermain dalam film Dua Garis Biru dan pergaulannya yang “bebas” tersebut.

Penyalin Cahaya (2021) – Henricus Pria

Kehadiran film Penyalin Cahaya menjadi salah satu hal penting di dalam perfilman Indonesia karena topik kekerasan seksual yang dibawakannya dengan sangat apik. Bahkan, film ini menorehkan Piala Citra dan beragam piala penghargaan di festival internasional.

Tak lama setelah bersinar di panggung penghargaan, muncul kabar bahwa co-writer atau penulis film Penyalin Cahaya yang bernama Henricus Pria merupakan pelaku kekerasan seksual.

Sangat disayangkan, karena kabar ini menorehkan coretan buruk. Pasalnya, film ini menyuarakan ketidakadilan pada korban kekerasan seksual dan bagaimana banyak orang terkesan “melindungi” pelaku.

Kutukan Film Yuni (2021) – Arawinda

Film Yuni menampilkan isu yang kompleks, mulai dari pernikahan di bawah umur, kebebasan perempuan, pendidikan seks, isu LGBT, hingga fenomena istri kedua. Dalam film ini, Arawinda berperan sebagai Yuni, siswi SMA cerdas. Karena pesona dan kecerdasannya, dia kerap dilamar oleh para pria. Bahkan ia pernah mendapat lamaran laki-laki paruh baya tajir untuk menjadi istri keduanya.

Seakan kebetulan, kini Arawinda tengah menjalin hubungan dengan seorang pria yang sudah menikah. Tudingan tersebut menuai kontroversi dan perbincangan terkait peran Arawinda.

Tentu yang paling disayangkan adalah soal pencitraan Arawinda, di mana fakta bahwa sangat aktris sudah sudah menjadi aktivis sejak SMA. Dia juga kerap menyuarakan tentang pendidikan seks, kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan. Hal itu ternyata bertolak belakang dengan rumor kasus perselingkuhan yang dilakukannya.

Seperti kata Ernest Prakasa pada cuitan Twitternya, bahwa peran seorang aktor tidak mencerminkan kehidupan pribadinya. Kalimat tersebut benar adanya, dan kejadian-kejadian tak menyenangkan di atas bukanlah kutukan dan memang layaknya kebetulan, semoga tidak terulang kembali. Kita memang nggak pernah tahu apa yang terjadi dalam kehidupan orang lain. Daripada menghakimi, lebih baik kita doakan saja yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.