Heracles, Demigod Putra Zeus #Part2

oleh -47 views

ZETIZENRADARCIREBON – Halo, sobat Zetizen! Sama seperti di artikel sebelumnya, artikel kali ini akan kembali membahas tentang Heracles. Yap, betul! Demigod perkasa yang bernasib naas. Mau tahu kelanjutan kisahnya? Yuk, simak! Pemaparan di bawah ini tentunya nggak akan kalah seru dengan yang sebelumnya, lho(cva)

1. Heracles Menipu Kematian

Perkenalkan, Admetus (Ἄδμητος), sosok yang terkenal karena keramahannya dalam mitologi Yunani Kuno. Saking ramahnya, Dewa Cahaya Apollo (Απόλλων) pun menghargai Admetus. Bahkan, Apollo juga ikut andil dalam mencomblangi Admetus dengan Alcestis (Ἄλκηστις), putri Raja Pelias (Πελίας).

Satu hari, para Moirae (Μοῖραι) sudah menetapkan kapan Admetus harus wafat. Apollo membuat Moirae mabuk sehingga mereka setuju untuk menunda kematian Admetus jika ada yang menggantikan.

Bukan karena orang tua Admetus yang sudah renta (mereka tidak mau), Alcestis-lah yang mengajukan diri, dan wafat menggantikan sang suami. Saat itu, Admetus merasa amat sedih dan mengatakan bahwa Alcestis “lebih bahagia” dan meski ia hidup, Admetus menjalani harinya dalam duka.

alam perjalanan bertemu dengan Raja Diomedes untuk membawa kuda pemakan dagingnya, Heracles disambut oleh Admetus. Pertama, Admetus telah menyuruh pelayannya untuk tidak bersedih. Para pelayan tak terima saat melihatnya bersenang-senang, dan memaksa untuk tetap berkabung.

Tahu akan duka Admetus, Heracles pergi ke makam Alcestis. Di sana, ia bergulat dengan sang kematian Thanatos (Θάνατος) dan mencekiknya hingga Thanatos melepaskan Alcestis. Dengan begitu, Alcestis bisa kembali ke Admetus.

2. Jadi bintang di langit

Setelah mendapatkan ternak milik raksasa Geryon sebagai tugas ke-10 dari Eurystheus, Hercules melewati Liguria dan bertemu dengan dua raksasa yang merupakan putra Poseidon, Albion (Ἀλβίων) dan Bergion (Βεργίων). Ia lalu berperang melawan Albion dan Bergion, tetapi makin terpojok.

Jadi, ia meminta pertolongan Zeus dan menang. Posisi berlututnya saat berdoa pada Zeus disebut sebagai “Εγγόνασιν” atau “Berlutut” dan diabadikan sebagai konstelasi Heracles. Hingga saat ini, konstelasi tersebut jadi salah satu dari 88 konstelasi yang tetap diakui oleh International Astronomical Union (IAU).

3. Heracles Menjarah Troya

Laomedon (Λαομέδων) adalah Raja Troya yang sempat menjadi tuan atas Dewa Laut Poseidon (Ποσειδῶν) dan Dewa Apollo. Menipu kedua dewa, Apollo melepaskan sampar atas Troya, dan Poseidon melepaskan monster laut untuk menghancurkan Troya.

Atas nubuat peramal, Laomedon mengikat putrinya, Hesione (Ἡσιόνη), sebagai korban untuk sang monster. Heracles, yang baru saja kembali dari Amazon, tergerak untuk menolong Hesione dan Laomedon. Syaratnya, Laomedon harus memberikan kuda pemberian Zeus. Setelah berhasil menyelamatkan Hesione, Laomedon ingkar janji.

Ia lalu menyerang Troya dan membunuh Laomedon beserta anak-anaknya. Ia lalu membawa Hesione dan salah satu putra Laomedon, Podarces (Ποδάρκης). Karena “dibeli” oleh Hesione, Podarces juga disebut Priam (Πρίαμος), Raja Troya yang memiliki peran dalam Perang Troya sebagai ayah Hector (Ἕκτωρ) dan Paris (Πάρις).

4. Membebaskan Prometheus

Prometheus (Προμηθεύς) adalah Titan yang membawa “api” kepada manusia. Marah atas perbuatan Prometheus, Zeus menghukum Prometheus dengan membelenggunya di sebuah batu besar dan membiarkan hatinya dimakan elang selama-lamanya.

Saat sedang menjalankan tugas mencari apel emas Hesperides, Heracles bertemu dengan Prometheus. Sang demigod memanah elang yang menyiksa Prometheus dan membebaskan Prometheus dari belenggunya. Prometheus lalu memberi tahu ramalan akan masa depan Heracles kepadanya.

Dalam perjalanan ke Taman Hesperides, ia sempat dihadang oleh raksasa Antaeus (Ἀνταῖος) yang luar biasa kuat jika sedang menapak tanah. Sadar akan hal tersebut, ia menggendong Antaeus dan memeluknya hingga mati remuk.

5. Jatuh cinta, jadi gila, dan mengabdi lagi

Setelah mengabdi pada Eurystheus, ia jatuh cinta pada Putri Iole (Ἰόλη), putri Raja Eurytus (Εὔρυτος) di Oechalia. Raja Eurytus hanya menerima laki-laki yang bisa mengalahkan semua putranya dalam ajang memanah. Tentu saja, ia dengan mudah mengalahkan putra Eurytus.

Mengetahui insiden Megara, Raja Eurytus menolak pinangannnya untuk Iole. Murka, Heracles membawa pasukan dan mengepung Oechalia. Ia kemudian membunuh Eurytus dan putra-putranya, kecuali Iphitus (Ἴφιτος) yang adalah sahabatnya. Lalu, ia membawa pergi Iole.

Hera tetap tak senang dengan kebahagiaan Heracles. Jadi, ia membuatnya tidak waras lagi. Akan tetapi, kali ini, Heracles tak membunuh istrinya Iole, melainkan sang sahabat Iphitus dengan melemparkannya dari tembok kota.

Setelah membunuh Iphitus, ia kembali berkonsultasi dengan Peramal di Delphi. Konsekuensinya, Heracles harus mengabdi pada Ratu Lydia Omphale (Ὀμφάλη) selama setahun. Lucunya, ia harus mengenakan pakaian perempuan dan mengerjakan pekerjaan perempuan.

Saat sedang mengabdi, Heracles tetap melakukan pembunuhan. Satu hari, ia dipaksa Syleus (Συλεύς) untuk mencangkul di kebun anggurnya. Ia tentu saja tidak mau, dan karena terus dipaksa, Heracles mengambil cangkul tersebut dan membunuh Syleus. Setelah setahun mengabdi, Omphale membebaskannya dan menikahinya.

6. Jadi salah satu Argonaut

Argonautica (Ἀργοναυτικά) adalah puisi yang menceritakan kisah Jason dan Argonaut mendapatkan Bulu Domba Emas di Colchis. Sebenarnya, misi ini adalah misi bunuh diri karena Raja Pelias yakin bahwa Jason akan membunuhnya suatu hari. Akan tetapi, Jason dan para Argonaut tetap pergi juga.

Saat disuruh memilih, Argonaut sempat memilih Heracles sebagai pemimpin. Akan tetapi, ia meminta Jason yang menjadi pemimpin menggantikannya. Saat tertambat di Lemnos dan tak kunjung berangkat, Heracles yang menyadarkan para Argonaut dan Jason akan misinya, sehingga mereka lanjut mencari Bulu Domba Emas.

Petualangan Heracles dengan Argonaut terhenti di Sungai Cius saat sang demigod harus mencari bujangnya, Pangeran Hylas (Ὕλας), yang diculik (atau jatuh cinta) dengan sosok nimfa air. Belum usai mencari, Jason dan para Argonaut sudah kembali berlayar.

12. Kematian Heracles yang menyakitkan

Setelah mengalahkan Dewa Sungai Achelous (Ἀχελώϊος), Heracles jatuh cinta kepada Deianira (Δηϊάνειρα) dan mempersuntingnya. Satu hari, saat ingin pergi ke Tirnys, seorang Kentaur, Nessus (Νέσσος), ingin menculik Deianira.

Mengetahui niat Nessus, ia kemudian menembak sang Kentaur dengan panah beracun. Sebelum wafat, Nessus menyerahkan jubahnya yang basah oleh darah dan tercampur racun Hydra pada Deianira. Bermaksud membunuh Heracles, Nessus menipu Deianira bahwa mantel tersebut akan “membangkitkan gairah” Heracles.

Satu hari, Deianira mendengar bahwa Heracles jatuh cinta kepada perempuan lain. Mengingat perkataaan Nessus, Deianira memberikan mantel berdarah Nessus kepada Heracles. Benar saja, mantel tersebut meracuni Heracles dan membuatnya sekarat dalam keadaan yang menyakitkan.

Dengan sisa kekuatannya, Heracles mencabut beberapa pohon dan mendirikan api pemakaman di Gunung Oeta, lalu membakar dirinya sendiri. Seiring tubuh manusianya habis, tubuh dewa Heracles tetap kekal. Zeus lalu membawanya ke Olimpus.

Itulah beberapa fakta menarik dan unik tentang , demigod perkasa dari mitologi Yunani Kuno. Gimana, sob? Sudah tercerahkan belum, nih rasa penasarannya? Hmm menurut mimin sih terlalu banyak tragedi dari kisah kehidupan Demigod yang satu ini. Menurutmu, apa yang bisa kita contoh dari kehidupan Heracles? Coba deh, berpendapat! Anyway, see you on next episode of #mythtellswithcheva , ya!

Baca juga : Heracles, Demigod Putra Zeus #Part1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.