Sinopsis C-Drama The Little Nyonya Episode 37(57)

oleh -19 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bagi para pecinta drama Cina kali ini kami akan menghadirkan sedikit potongan dari sinopsis dalam drama Cina. Drama ini berjudul The Little Nyonya. Berikut part 7 dari episode 37. Untuk membaca episode awal kamu bisa klik ini(Ind)

Sinopsis C-Drama The Little Nyonya Episode 37(57)

Akhirnya, semua uang penjualan sarang burung itu, Yueniang membelanjakannya berupa kain. Ada banyak sekali. Sebelum menerima uang, tn. Li menyuruh Yueniang untuk memeriksa kainnya terlebih dahulu. Yueniang hanya memeriksa sekilas, yaitu menyentuh kain paling luar. Setelah itu, dia pun membayar semua kain yang ia beli.

Setelah tn. Li pergi, Yueniang baru membuka gulungan kain. Dan benar yang Ah Tao duga. Mereka tertipu! Yang berada di dalam gulungan bukanlah kain sutra melainkan kain kasar yang para pekerja keras pakai! Kain yang tidak berharga sama sekali! (Jadi, kain kasar itu ditutupi dengan kain sutra untuk menipu!)

Tapi terlambat! Saat dia keluar, tn. Li sudah pergi. Ah Tao juga marah pada manager hotel karna sudah merekomendasikan mereka kepada penipu. Manager tidak mau disalahkan. Dia tidak mengantarkan dan tidak memperkenalkannya (memang ya sih. tn. Li datang sendiri ke kamar dan bilang dia di suruh manager kemari). Manager memberitahu kalau tn. Li itu sudah terkenal di daerah sini sebagai penipu dan harusnya mereka sudah mendengar rumornya. Manager juga tidak takut kalau mereka melapor ke polisi karna dia memang merasa tidak bersalah.

(Oh ya, supir Xi Er ada di depan hotel dan diam-diam mengawasi Yueniang).

Yueniang sangat shock sudah ditipu. Dia merasa sangat bersalah dan kecewa sama diri sendiri karna tidak mendengarkan perkataan Ah Tao dan akhirnya tertipu.

Esok paginya,

Yuzhu terbangun tanpa ingat apapun yang terjadi kemarin malam. Dia terbangun di kamar hotel dalam keadaan telanj***. tn. Smith ada di hadapannya dengan pakaian rapi dan berkata kalau kunci ada di atas meja dan dia harus pergi sekarang.

“Apa yang terjadi? kenapa aku di sini?” tanya Yuzhu, dengan perasaan dan pikiran yang kacau.

“Tanyakan saja kepada Robert. Jangan pasang wajah itu. Bukan hanya kau yang melakukan pengorbanan. Aku berkorban juga. Charlie Zhang dan putranya tak menerima kekalahan dengan sangat baik. Selamat tinggal!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.